Terdakwa Pencabulan Dihukum Delapan Tahun Penjara

Ambon, Malukupost.com - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Ambon menjatuhkan vonis delapan tahun penjara terhadap Derek Harnosea, terdakwa pencabulan calon anak mantunya di Desa Suli, Pulau Ambon, Kabupaten Maluku Tengah awal tahun 2016. "Terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 287 KUH Pidana sehingga dijatuhi hukuman penjara selama delapan tahun," kata ketua majelis hakim PN setempat, Syamsudin Lahasan didampingi Christina Tetelepta dan Amaye Yambeyabdi selaku hakim anggota di Ambon, Jumat (11/11). Dalam amar putusannya, majelis hakim juga menyatakan tidak menemukan adanya alasan pemaaf atau pembenar untuk dijadikan pertimbangan dalam meringankan hukuman terhadap terdakwa.
Ambon, Malukupost.com - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Ambon menjatuhkan vonis delapan tahun penjara terhadap Derek Harnosea, terdakwa pencabulan calon anak mantunya di Desa Suli, Pulau Ambon, Kabupaten Maluku Tengah awal tahun 2016.

"Terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 287 KUH Pidana sehingga dijatuhi hukuman penjara selama delapan tahun," kata ketua majelis hakim PN setempat, Syamsudin Lahasan didampingi Christina Tetelepta dan Amaye Yambeyabdi selaku hakim anggota di Ambon, Jumat (11/11).

Dalam amar putusannya, majelis hakim juga menyatakan tidak menemukan adanya alasan pemaaf atau pembenar untuk dijadikan pertimbangan dalam meringankan hukuman terhadap terdakwa.

Yang memberatkan terdakwa diganjar hukuman penjara karena perbuatannya telah merusak kehormatan serta masa depan korban.

Perbuatan terdakwa juga telah mengakibatkan anak batal untuk menikah dengan korban.

Sedangkan yang meringankan adalah terdakwa menyesali perbuatannya, sudah berkeluarga dan memiliki anak serta istri dan yang bersangkutan belum pernah dihukum.

Putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Ambon ini juga lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Ambon, Junet Pattiasina yang dalam persidangan sebelumnya meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman sembilan tahun penjara.

Atas putusan majelis hakim JPU menyatakan menerimanya sedangkan terdakwa melalui penasihat hukumnya akan melakukan upaya banding ke majelis hakim Pengadilan Tinggi Ambon. (MP-5)
Continue reading...

Bupati Optimistis Kilang Darat Masela Di MTB

Saumlaki, Malukupost.com - Bupati Maluku Tenggara Barat (MTB), Bitsael S. Temmar optimistis kilang minyak dan gas bumi (migas) Blok Masela yang dikembangkan oleh INPEX (Jepang) dan Shell (Belanda) akan dibangun di daerah itu. "Kita sejak awal sudah menyiapkan diri. Bahkan, proyek ini jadi karena peran MTB. Kita mulai dari tahun 2000 dengan membantu memfasilitasi kegiatan-kegiatan penyelidikan umum sampai dengan konstruksi awal yang dilakukan oleh INPEX," katanya di Saumlaki, Jumat (11/11). Bupati dua periode yang masa jabatannya akan berakhir pada April 2017 itu menyatakan, selain turut memfasilitasi berbagai kegiatan sejak awal, Pemkab MTB juga telah melakukan berbagai hal dalam upaya menyiapkan masyarakat daerah "Daun dan Lolat" ini untuk menyambut beroperasinya perusahaan migas tersebut di daerah ini.
Saumlaki, Malukupost.com - Bupati Maluku Tenggara Barat (MTB), Bitsael S. Temmar optimistis kilang minyak dan gas bumi (migas) Blok Masela yang dikembangkan oleh INPEX (Jepang) dan Shell (Belanda) akan dibangun di daerah itu.

"Kita sejak awal sudah menyiapkan diri. Bahkan, proyek ini jadi karena peran MTB. Kita mulai dari tahun 2000 dengan membantu memfasilitasi kegiatan-kegiatan penyelidikan umum sampai dengan konstruksi awal yang dilakukan oleh INPEX," katanya di Saumlaki, Jumat (11/11).

Bupati dua periode yang masa jabatannya akan berakhir pada April 2017 itu menyatakan, selain turut memfasilitasi berbagai kegiatan sejak awal, Pemkab MTB juga telah melakukan berbagai hal dalam upaya menyiapkan masyarakat daerah "Daun dan Lolat" ini untuk menyambut beroperasinya perusahaan migas tersebut di daerah ini.

"Kita sudah menyelesaikan itu semua, dan tidak perlu kita berkoar-koar di koran-koran. MTB sudah membuat langkah-langkah maju. Langkah itu ialah kita fasilitasi proyek itu sejak awal," katanya.

"Karena itu, kalau orang berdebat di koran bahwa seolah-olah itu milik mereka ya silakan, MTB tidak mungkin akan masuk di wilayah seperti itu. Kita hanya menyiapkan diri, dan tidak usah jamin-jaminkan pulau," tandasnya.

Bitsael menegaskan hal itu dalam menanggapi pernyataan mantan Wakil Bupati MTB Lukas Uwuratuw pada deklarasi salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati MTB bahwa pulau Selaru bisa digadaikan untuk pembangunan infrastruktur Blok Masela.

"Saya kira pulau itu bukan tanpa penghuni, bukan tanpa pemilik. Bagaimana kalau kita menjaminkan pulau Yamdena ini, nanti apa kata orang Yamdena? Tidak usahlah," katanya.

Ia menyatakan Kepulauan Tanimbar merupakan satu kesatuan, dan tidak ada yang berhak mengatur pulau mana yang bisa digadaikan. Bila kelak ada yang digunakan untuk kilang darat migas Blok Masela, semua itu dilakukan dalam perspektif kepentingan masyarakat MTB. (MP-3)
Continue reading...

VIDEO : MERINDIING..!!!! SOSOK HANTU MISTERIUS MELAYANG MASUK KE TAKSI, MENGIKUTI PENUMPANG...



Menumpang taksi sendirian pada malam hari seperti yang dihadapi oleh pria ini yaitu pengalaman yang demikian menyeramkan.
Rekaman mengerikan perlihatkan sesosok 'roh' melayang ke taksi ikuti seseorang penumpang lelaki di satu kota yang tenang di Jepang.


Dalam rekaman terlihat seseorang pria menanti satu taksi yang datang. Sesudah taksi datang, dengan tenang Ia mengambil langkah masuk dalam.
Tetapi saat ia jalan menuju taksi sesosok bayangan hitam terlihat bergerak di belakangnya, ikuti dia masuk dalam kendaraan.

Terlihat sepintas sesosok bayangan yang melayang ke arah pintu itu terlihat seperti seseorang wanita memakai jubah panjang dan kerudung gelap.
Sosok misterius itu masuk di belakang sang pria sebelum pada akhirnya pintu taksi ditutup




Continue reading...

Masyarakat Waemiting Dukung “RAMA” Lanjutkan Kerja Nyata

Namlea, Malukupost.com - Pasangan Calon Bupati Ramly Umasugi dan Calon Wakil Bupati Amustofa Besan yang dikenal dengan jargon “RAMA” mendapat simpati yang luar biasa dari masyarakat Desa Waemiting saat kampanye diselenggarakan di Desa Waemiting, Kabupaten Buru, Jumat (11/11). Calon Bupati Buru Ramly Umasugi dalam orasi politiknya, menyampaikan ribuan terimakasih kepada masyarakat Waemiting yang sudah memberikan dukungan tanpa paksaan kepada RAMA, dirinya meminta agar masyarakat jangan terpengaruh dengan politik adu domba, hilangkan perbedaan dan selalu istiqomah dalam memulai aktifitas, "Kami menghargai perbedaan, namun dari perbedaan itu jangan kita ciptakan perpecahan di lingkungan kita," ujar Umasugi.
Namlea, Malukupost.com - Pasangan Calon Bupati Ramly Umasugi dan Calon Wakil Bupati Amustofa Besan yang dikenal dengan jargon “RAMA” mendapat simpati yang luar biasa dari masyarakat Desa Waemiting saat kampanye diselenggarakan di Desa Waemiting, Kabupaten Buru, Jumat (11/11).

Calon Bupati Buru Ramly Umasugi dalam orasi politiknya, menyampaikan ribuan terimakasih kepada masyarakat Waemiting yang sudah memberikan dukungan tanpa paksaan kepada RAMA, dirinya meminta agar masyarakat jangan terpengaruh dengan politik adu domba, hilangkan perbedaan dan selalu istiqomah dalam memulai aktifitas,

"Kami menghargai perbedaan, namun dari perbedaan itu jangan kita ciptakan perpecahan di lingkungan kita," ujar Umasugi.

Umasugi juga memaparkan program kerja nyata, dimana sejumlah kerja nyata telah dibuktikan di Desa Waemiting diantaranya jalan, air bersih, perluasan kebun dan sentuhan bantuan lainnya kepada masyarakat Waemiting.

Orasi dari calon bupati Ramly Umasugi itu mendapat apresiasi dan tepuk tangan yang meriah dari masyarakat waemiting, dan saat itu juga ratusan masyarakat meneriakkan agar pasangan RAMA lanjutkan kepemimpinannya yang kedua kali,

"100 persen kami masyarakat Waemiting mendukung RAMA, RAMA lanjutkan Kerja Nyata", teriak ibu Ama Alu salah satu masyarakat Desa Waemiting ditengah keramaian kampanye tersebut.

Sekedar diketahui, Desa Waemiting yang merupakan Basis dari Anafina yang dipimpin oleh mantan anggota dewan dari partai amanat nasional (PAN) Sofyan Solissa, sama sekali tidak berpihak kepada pasangan manapun.

Namun ketika Sofyan Solissa berbalik arah ke pasangan RAMA, dengan sendirinya pendukung Solissa di Desa Waemiting 100% beralih memberikan dukungannya kepada pasangan RAMA.

Hal ini dibuktikan ketika Solissa memberikan orasi politiknya dihadapan Ratusan Massa pendukung saat kampanye pasangan RAMA. (MP-30)
Continue reading...

Bosan Jadi Karyawan, Ratna Nekat Buka Toko Burung dan Pakan Agar Kelak Bisa Kuliah

SEPUTARKUDUS.COM, SUNGGINGAN - Di tepi barat Jalan Kyai Telingsing, tepatnya di Desa Sunggingan, Kecamatan Kota, tampak sebuah toko yang halamanya terlihat beberapa sangkar burung tergantung pada sebuah kayu. Di bawahnya terlihat seorang wanita memakai kaus garis-garis duduk di bangku panjang terbuat dari bambu. Wanita tersebut bernama Yuliani Ratna Sari (19), yang nekat berwirausaha membuka toko aneka burung, karena sudah bosan jadi karyawan pabrik.
jual pakan burung di kudus
Ratna menunjukkan sangkar burung di toko miliknya. Foto: Rabu Sipan


Sambil duduk dan menunggu para pembeli, Ratna itu sudi berbagi kisah tentang usahanya tersebut kepada Seputarkudus.com. Dia mengatakan, baru sekitar sepekan membuka toko yang menjual aneka burung, pakan burung, sangkar beserta aksesorisnya. Sebelum membuka toko, dia pernah bekerja di pabrik rokok setahun, dan bekerja di pabrik kertas selama sebulan.

“Selama setahun aku bekerja di pabrik rokok dan sebulan aku bekerja di pabrik kertas di Kudus, aku merasa hasil uang yang aku dapatkan segitu saja. Aku juga merasakan kejenuhan karena kerja di pabrik itu penuh dengan aturan. Karena alasan tersebutlah aku memutuskan untuk membuka usaha. Dan bila nanti usahaku sudah berjalan aku ingin melanjutkan kuliah,” kata Ratna kepada beberapa waktu lalu.

Wanita yang masih lajang tersebut mengatakan, dirinya membuka toko dengan menjual aneka burung beserta perlengkapanya, karena terinspirasi kakaknya yang terlebih dulu membuka usaha yang sama. Karena melihat kakaknya berhasil dalam usaha tersebut, Ratna mengaku berani mengeluarkan uang sekitar Rp 35 juta untuk modal.

“Karena terinspirasi kakaku yang sudah terlebih dulu sukses, dan sekarang sudah mempunyai tiga tempat penjualan, aku nekat menyewa tempat dengan harga sewa Rp 6,5 juta sebulan. Sedangkan untuk burung, sangkar, dan pakanya aku tetap minta bantuan kakaku yang sudah berpengalaman. Belanja dan kebutuhan toko tetap memakai uangku sendiri,” ujarnya

Anak keempat dari enam bersaudara tersebut merinci semua harga yang dia jual. Antara lain burung parkit dia jual Rp 50 ribu, kenari Rp 200 ribu, jalak oranye Rp 650 ribu, burung poci Rp 700 ribu plus sangkarnya. Selain burung dia juga menjual sangkar. Untuk sangkar labet kotak dia jual Rp 135 ribu, sangkar labet bundar dia hargai Rp 110 ribu. Sedangkan untuk sangkar kayu dia jual Rp 110 ribu.

Selain beberapa barang tersebut dia juga mengatakan menjual aneka pakan burung, di antaranya jangkrik, kroto, dan aneka pur. Selain itu dia juga menjual obat-obatan untuk burung yang sakit. Di toko tersebut juga terlihat puluhan aksesoris sangkar burung yang menggantung pada dinding toko.

Ratna mengatakan, untuk memenuhi permintaan para pekerja bengkel di sebelahnya, Ratna juga menjual kopi, berbagai macam es, rokok, bensin dan lain sebagainya.

Dia mengaku membuka tokonya tersebut setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. Dia juga mengungkapkan, dalam dia bisa mendapatkan uang sekitar Rp 900 ribu.

“Setelah melihat omzet setiap harinya aku semakin optimistis. Dan bila nanti sudah berjalan aku ingin merekrut karyawan yang bisa dipercaya lalu aku akan  melanjutkan kuliah,” harapnya.

Continue reading...

Pria Menikahi King Kobra Sepanjang 3 Meter, Ini yang Dilakukan Bila Sedang Berdua !!!!!!

 

Pria ini menikah dengan seekor ular king kobra.

Cerita terlebih dulu cukup mengharukan.

Tiap-tiap orang tentu mempunyai satu cerita cinta yang menarik.



Perasaan cinta yang ditujukkan pada pasangan, mungkin saja bakal jadi masa lalu terindah saat pasangan itu telah tidak ada.

Beragam usaha bakal ikhlas dikerjakan untuk mempertahankannya.

Juga dengan yang dikerjakan pria satu ini.

Lelaki yang belum di ketahui namanya ini terlihat bahagia lakukan beragam kesibukan berbarengan seekor ular.

Ular ini type king kobra.

Panjangnya kurang lebih tiga mtr..

Ditulis dari Mirror. co. uk, lelaki ini memanglah menikah dengan ular itu.

Tidak ayal, lelaki ini berasumsi kalau ular itu adalah jelmaan pacarnya yang telah meninggudah wafat.

Lumrah saja, pacar lelaki ini wafat dunia pada lima th. lantas.

Waktu itu pria itu dilanda rasa sedih teramat dalam.

Namun satu saat, dianya lihat ular ini.

Ular yang termasuk hewas buas itu dikira mempunyai satu kemiripan dengan sang pacar yang telah tidak ada.

Ada beberapa photo yang di posting oleh Worranan Sarasalin.



Dalam photo itu tunjukkan pria itu duduk berbarengan ular di satu danau di Singapura.

Photo yang lain tunjukkan pria ini tengah duduk melihat TV, didampingi dengan ular yang sama.

Mirror. co. uk

Worranan Sarasalin berasalan dari Kanchanaburi, Thailand.

Dia menuliskan beberapa kalimat pada info postingannya.

“Cinta sejati itu benar ada.

Orang ini yakin kalau pacarnya terlahir kembali sebagai ular kobra putih ini sesudah wafat dunia satu tahun lebih lantas.

Dia lihat ular serta lihat kemiripan yang mencolok dengan wanita yang pernah dicintainya.



Dia begitu suka mengahbiskan saat berbarengan, terlibat perbincangan, serta bermain dengan ular ini.


Dia tak pernah meninggalkan ular ini.

Dia senantiasa mengajak ular dimanapun ia pergi.

Namun binatang tetap harus binatang, suwaktu saat masihlah bisa merugikan Anda setiap saat.

Dia dikenal juga sebagai pria yang hidup dengan ular.



Dia telah kerapkali diperingatkan kalau itu beresiko, namun ia masihlah mengerjakannya, ”

Seperti tersebut info yang ditulis pada postingannya.
Continue reading...

7.430 Pasien Di Maluku Dapat Pengobatan Bhakti Sosial MJN

Ambon, Malukupost.com - Sebanyak 7.430 pasien mendapat pengobatan dalam kegiatan Bhakti Sosial Moestopo Jelajah Nusantara (MJN) yang diselenggarakan Universitas Moestopo Beragama (UMB), di Provinsi Maluku. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UMB, DR Ardiansyah di Ambon, Jumat (11/11), mengatakan kegiatan itu rutin dilakukan setiap tahun untuk memberikan bantuan kesehatan dalam bentuk pengobatan, baik gigi maupun umum. "Alhamdulilah, selama dua minggu di daerah ini kita telah mengobati lebih dari tujuh ribu pasien," kata Ardiansyah. Ia menjelaskan, kegiatan Bhakti Sosial MJN 2016 di Maluku tersebar di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Kabupaten Buru, dan Kota Ambon.
Ambon, Malukupost.com - Sebanyak 7.430 pasien mendapat pengobatan dalam kegiatan Bhakti Sosial Moestopo Jelajah Nusantara (MJN) yang diselenggarakan Universitas Moestopo Beragama (UMB), di Provinsi Maluku.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UMB, DR Ardiansyah di Ambon, Jumat (11/11), mengatakan kegiatan itu rutin dilakukan setiap tahun untuk memberikan bantuan kesehatan dalam bentuk pengobatan, baik gigi maupun umum.

"Alhamdulilah, selama dua minggu di daerah ini kita telah mengobati lebih dari tujuh ribu pasien," kata Ardiansyah.

Ia menjelaskan, kegiatan Bhakti Sosial MJN 2016 di Maluku tersebar di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Kabupaten Buru, dan Kota Ambon.

Sebelumnya, kegiatan itu dilaksanakan di Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan di Rajampat, Sorong Papua Barat.

"Kegiatan ini merupakan kegiatan unggulan kita dan rutin dilaksanakan setiap tahun di seluruh wilayah Indonesia," ujar Ardiansyah.

Menurut dia, selain kegiatan pengobatan gigi dan umum, pihaknya juga melakukan edukasi tentang manfaat kesehatan gigi bagi masyarakat terutama anak-anak sekolah.

"Kita harus mengetahui sejauhmana animo masyarakat terhadap kesehatan gigi, karena selama ini orang mengabaikan, sehingga perlu melakukan edukasi kepada anak-anak sekolah, karena sangat penting untuk kesehatan gigi," katanya.

Ia mengungkapkan, tim yang terlibat dalam kegiatan Bhakti Sosial Moestopo Jelajah Nusantara ini, terdiri dari dokter-dokter muda dan dipandu oleh dokter-dokter senior, yang berjumlah 57 orang.

"Saya menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Maluku yang sudah bisa menerima kami untuk melaksanakan kegiatan MJN ini. Sambutan masyarakat juga sangat luar biasa dan terbuka memeriksa kesehatan," ujarnya. (MP-6)
Continue reading...