Terdakwa Pencabulan Dihukum Delapan Tahun Penjara

Ambon, Malukupost.com - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Ambon menjatuhkan vonis delapan tahun penjara terhadap Derek Harnosea, terdakwa pencabulan calon anak mantunya di Desa Suli, Pulau Ambon, Kabupaten Maluku Tengah awal tahun 2016. "Terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 287 KUH Pidana sehingga dijatuhi hukuman penjara selama delapan tahun," kata ketua majelis hakim PN setempat, Syamsudin Lahasan didampingi Christina Tetelepta dan Amaye Yambeyabdi selaku hakim anggota di Ambon, Jumat (11/11). Dalam amar putusannya, majelis hakim juga menyatakan tidak menemukan adanya alasan pemaaf atau pembenar untuk dijadikan pertimbangan dalam meringankan hukuman terhadap terdakwa.
Ambon, Malukupost.com - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Ambon menjatuhkan vonis delapan tahun penjara terhadap Derek Harnosea, terdakwa pencabulan calon anak mantunya di Desa Suli, Pulau Ambon, Kabupaten Maluku Tengah awal tahun 2016.

"Terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 287 KUH Pidana sehingga dijatuhi hukuman penjara selama delapan tahun," kata ketua majelis hakim PN setempat, Syamsudin Lahasan didampingi Christina Tetelepta dan Amaye Yambeyabdi selaku hakim anggota di Ambon, Jumat (11/11).

Dalam amar putusannya, majelis hakim juga menyatakan tidak menemukan adanya alasan pemaaf atau pembenar untuk dijadikan pertimbangan dalam meringankan hukuman terhadap terdakwa.

Yang memberatkan terdakwa diganjar hukuman penjara karena perbuatannya telah merusak kehormatan serta masa depan korban.

Perbuatan terdakwa juga telah mengakibatkan anak batal untuk menikah dengan korban.

Sedangkan yang meringankan adalah terdakwa menyesali perbuatannya, sudah berkeluarga dan memiliki anak serta istri dan yang bersangkutan belum pernah dihukum.

Putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Ambon ini juga lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Ambon, Junet Pattiasina yang dalam persidangan sebelumnya meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman sembilan tahun penjara.

Atas putusan majelis hakim JPU menyatakan menerimanya sedangkan terdakwa melalui penasihat hukumnya akan melakukan upaya banding ke majelis hakim Pengadilan Tinggi Ambon. (MP-5)
Continue reading...

Bupati Optimistis Kilang Darat Masela Di MTB

Saumlaki, Malukupost.com - Bupati Maluku Tenggara Barat (MTB), Bitsael S. Temmar optimistis kilang minyak dan gas bumi (migas) Blok Masela yang dikembangkan oleh INPEX (Jepang) dan Shell (Belanda) akan dibangun di daerah itu. "Kita sejak awal sudah menyiapkan diri. Bahkan, proyek ini jadi karena peran MTB. Kita mulai dari tahun 2000 dengan membantu memfasilitasi kegiatan-kegiatan penyelidikan umum sampai dengan konstruksi awal yang dilakukan oleh INPEX," katanya di Saumlaki, Jumat (11/11). Bupati dua periode yang masa jabatannya akan berakhir pada April 2017 itu menyatakan, selain turut memfasilitasi berbagai kegiatan sejak awal, Pemkab MTB juga telah melakukan berbagai hal dalam upaya menyiapkan masyarakat daerah "Daun dan Lolat" ini untuk menyambut beroperasinya perusahaan migas tersebut di daerah ini.
Saumlaki, Malukupost.com - Bupati Maluku Tenggara Barat (MTB), Bitsael S. Temmar optimistis kilang minyak dan gas bumi (migas) Blok Masela yang dikembangkan oleh INPEX (Jepang) dan Shell (Belanda) akan dibangun di daerah itu.

"Kita sejak awal sudah menyiapkan diri. Bahkan, proyek ini jadi karena peran MTB. Kita mulai dari tahun 2000 dengan membantu memfasilitasi kegiatan-kegiatan penyelidikan umum sampai dengan konstruksi awal yang dilakukan oleh INPEX," katanya di Saumlaki, Jumat (11/11).

Bupati dua periode yang masa jabatannya akan berakhir pada April 2017 itu menyatakan, selain turut memfasilitasi berbagai kegiatan sejak awal, Pemkab MTB juga telah melakukan berbagai hal dalam upaya menyiapkan masyarakat daerah "Daun dan Lolat" ini untuk menyambut beroperasinya perusahaan migas tersebut di daerah ini.

"Kita sudah menyelesaikan itu semua, dan tidak perlu kita berkoar-koar di koran-koran. MTB sudah membuat langkah-langkah maju. Langkah itu ialah kita fasilitasi proyek itu sejak awal," katanya.

"Karena itu, kalau orang berdebat di koran bahwa seolah-olah itu milik mereka ya silakan, MTB tidak mungkin akan masuk di wilayah seperti itu. Kita hanya menyiapkan diri, dan tidak usah jamin-jaminkan pulau," tandasnya.

Bitsael menegaskan hal itu dalam menanggapi pernyataan mantan Wakil Bupati MTB Lukas Uwuratuw pada deklarasi salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati MTB bahwa pulau Selaru bisa digadaikan untuk pembangunan infrastruktur Blok Masela.

"Saya kira pulau itu bukan tanpa penghuni, bukan tanpa pemilik. Bagaimana kalau kita menjaminkan pulau Yamdena ini, nanti apa kata orang Yamdena? Tidak usahlah," katanya.

Ia menyatakan Kepulauan Tanimbar merupakan satu kesatuan, dan tidak ada yang berhak mengatur pulau mana yang bisa digadaikan. Bila kelak ada yang digunakan untuk kilang darat migas Blok Masela, semua itu dilakukan dalam perspektif kepentingan masyarakat MTB. (MP-3)
Continue reading...

VIDEO : MERINDIING..!!!! SOSOK HANTU MISTERIUS MELAYANG MASUK KE TAKSI, MENGIKUTI PENUMPANG...



Menumpang taksi sendirian pada malam hari seperti yang dihadapi oleh pria ini yaitu pengalaman yang demikian menyeramkan.
Rekaman mengerikan perlihatkan sesosok 'roh' melayang ke taksi ikuti seseorang penumpang lelaki di satu kota yang tenang di Jepang.


Dalam rekaman terlihat seseorang pria menanti satu taksi yang datang. Sesudah taksi datang, dengan tenang Ia mengambil langkah masuk dalam.
Tetapi saat ia jalan menuju taksi sesosok bayangan hitam terlihat bergerak di belakangnya, ikuti dia masuk dalam kendaraan.

Terlihat sepintas sesosok bayangan yang melayang ke arah pintu itu terlihat seperti seseorang wanita memakai jubah panjang dan kerudung gelap.
Sosok misterius itu masuk di belakang sang pria sebelum pada akhirnya pintu taksi ditutup




Continue reading...

Masyarakat Waemiting Dukung “RAMA” Lanjutkan Kerja Nyata

Namlea, Malukupost.com - Pasangan Calon Bupati Ramly Umasugi dan Calon Wakil Bupati Amustofa Besan yang dikenal dengan jargon “RAMA” mendapat simpati yang luar biasa dari masyarakat Desa Waemiting saat kampanye diselenggarakan di Desa Waemiting, Kabupaten Buru, Jumat (11/11). Calon Bupati Buru Ramly Umasugi dalam orasi politiknya, menyampaikan ribuan terimakasih kepada masyarakat Waemiting yang sudah memberikan dukungan tanpa paksaan kepada RAMA, dirinya meminta agar masyarakat jangan terpengaruh dengan politik adu domba, hilangkan perbedaan dan selalu istiqomah dalam memulai aktifitas, "Kami menghargai perbedaan, namun dari perbedaan itu jangan kita ciptakan perpecahan di lingkungan kita," ujar Umasugi.
Namlea, Malukupost.com - Pasangan Calon Bupati Ramly Umasugi dan Calon Wakil Bupati Amustofa Besan yang dikenal dengan jargon “RAMA” mendapat simpati yang luar biasa dari masyarakat Desa Waemiting saat kampanye diselenggarakan di Desa Waemiting, Kabupaten Buru, Jumat (11/11).

Calon Bupati Buru Ramly Umasugi dalam orasi politiknya, menyampaikan ribuan terimakasih kepada masyarakat Waemiting yang sudah memberikan dukungan tanpa paksaan kepada RAMA, dirinya meminta agar masyarakat jangan terpengaruh dengan politik adu domba, hilangkan perbedaan dan selalu istiqomah dalam memulai aktifitas,

"Kami menghargai perbedaan, namun dari perbedaan itu jangan kita ciptakan perpecahan di lingkungan kita," ujar Umasugi.

Umasugi juga memaparkan program kerja nyata, dimana sejumlah kerja nyata telah dibuktikan di Desa Waemiting diantaranya jalan, air bersih, perluasan kebun dan sentuhan bantuan lainnya kepada masyarakat Waemiting.

Orasi dari calon bupati Ramly Umasugi itu mendapat apresiasi dan tepuk tangan yang meriah dari masyarakat waemiting, dan saat itu juga ratusan masyarakat meneriakkan agar pasangan RAMA lanjutkan kepemimpinannya yang kedua kali,

"100 persen kami masyarakat Waemiting mendukung RAMA, RAMA lanjutkan Kerja Nyata", teriak ibu Ama Alu salah satu masyarakat Desa Waemiting ditengah keramaian kampanye tersebut.

Sekedar diketahui, Desa Waemiting yang merupakan Basis dari Anafina yang dipimpin oleh mantan anggota dewan dari partai amanat nasional (PAN) Sofyan Solissa, sama sekali tidak berpihak kepada pasangan manapun.

Namun ketika Sofyan Solissa berbalik arah ke pasangan RAMA, dengan sendirinya pendukung Solissa di Desa Waemiting 100% beralih memberikan dukungannya kepada pasangan RAMA.

Hal ini dibuktikan ketika Solissa memberikan orasi politiknya dihadapan Ratusan Massa pendukung saat kampanye pasangan RAMA. (MP-30)
Continue reading...

Bosan Jadi Karyawan, Ratna Nekat Buka Toko Burung dan Pakan Agar Kelak Bisa Kuliah

SEPUTARKUDUS.COM, SUNGGINGAN - Di tepi barat Jalan Kyai Telingsing, tepatnya di Desa Sunggingan, Kecamatan Kota, tampak sebuah toko yang halamanya terlihat beberapa sangkar burung tergantung pada sebuah kayu. Di bawahnya terlihat seorang wanita memakai kaus garis-garis duduk di bangku panjang terbuat dari bambu. Wanita tersebut bernama Yuliani Ratna Sari (19), yang nekat berwirausaha membuka toko aneka burung, karena sudah bosan jadi karyawan pabrik.
jual pakan burung di kudus
Ratna menunjukkan sangkar burung di toko miliknya. Foto: Rabu Sipan


Sambil duduk dan menunggu para pembeli, Ratna itu sudi berbagi kisah tentang usahanya tersebut kepada Seputarkudus.com. Dia mengatakan, baru sekitar sepekan membuka toko yang menjual aneka burung, pakan burung, sangkar beserta aksesorisnya. Sebelum membuka toko, dia pernah bekerja di pabrik rokok setahun, dan bekerja di pabrik kertas selama sebulan.

“Selama setahun aku bekerja di pabrik rokok dan sebulan aku bekerja di pabrik kertas di Kudus, aku merasa hasil uang yang aku dapatkan segitu saja. Aku juga merasakan kejenuhan karena kerja di pabrik itu penuh dengan aturan. Karena alasan tersebutlah aku memutuskan untuk membuka usaha. Dan bila nanti usahaku sudah berjalan aku ingin melanjutkan kuliah,” kata Ratna kepada beberapa waktu lalu.

Wanita yang masih lajang tersebut mengatakan, dirinya membuka toko dengan menjual aneka burung beserta perlengkapanya, karena terinspirasi kakaknya yang terlebih dulu membuka usaha yang sama. Karena melihat kakaknya berhasil dalam usaha tersebut, Ratna mengaku berani mengeluarkan uang sekitar Rp 35 juta untuk modal.

“Karena terinspirasi kakaku yang sudah terlebih dulu sukses, dan sekarang sudah mempunyai tiga tempat penjualan, aku nekat menyewa tempat dengan harga sewa Rp 6,5 juta sebulan. Sedangkan untuk burung, sangkar, dan pakanya aku tetap minta bantuan kakaku yang sudah berpengalaman. Belanja dan kebutuhan toko tetap memakai uangku sendiri,” ujarnya

Anak keempat dari enam bersaudara tersebut merinci semua harga yang dia jual. Antara lain burung parkit dia jual Rp 50 ribu, kenari Rp 200 ribu, jalak oranye Rp 650 ribu, burung poci Rp 700 ribu plus sangkarnya. Selain burung dia juga menjual sangkar. Untuk sangkar labet kotak dia jual Rp 135 ribu, sangkar labet bundar dia hargai Rp 110 ribu. Sedangkan untuk sangkar kayu dia jual Rp 110 ribu.

Selain beberapa barang tersebut dia juga mengatakan menjual aneka pakan burung, di antaranya jangkrik, kroto, dan aneka pur. Selain itu dia juga menjual obat-obatan untuk burung yang sakit. Di toko tersebut juga terlihat puluhan aksesoris sangkar burung yang menggantung pada dinding toko.

Ratna mengatakan, untuk memenuhi permintaan para pekerja bengkel di sebelahnya, Ratna juga menjual kopi, berbagai macam es, rokok, bensin dan lain sebagainya.

Dia mengaku membuka tokonya tersebut setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. Dia juga mengungkapkan, dalam dia bisa mendapatkan uang sekitar Rp 900 ribu.

“Setelah melihat omzet setiap harinya aku semakin optimistis. Dan bila nanti sudah berjalan aku ingin merekrut karyawan yang bisa dipercaya lalu aku akan  melanjutkan kuliah,” harapnya.

Continue reading...

Pria Menikahi King Kobra Sepanjang 3 Meter, Ini yang Dilakukan Bila Sedang Berdua !!!!!!

 

Pria ini menikah dengan seekor ular king kobra.

Cerita terlebih dulu cukup mengharukan.

Tiap-tiap orang tentu mempunyai satu cerita cinta yang menarik.



Perasaan cinta yang ditujukkan pada pasangan, mungkin saja bakal jadi masa lalu terindah saat pasangan itu telah tidak ada.

Beragam usaha bakal ikhlas dikerjakan untuk mempertahankannya.

Juga dengan yang dikerjakan pria satu ini.

Lelaki yang belum di ketahui namanya ini terlihat bahagia lakukan beragam kesibukan berbarengan seekor ular.

Ular ini type king kobra.

Panjangnya kurang lebih tiga mtr..

Ditulis dari Mirror. co. uk, lelaki ini memanglah menikah dengan ular itu.

Tidak ayal, lelaki ini berasumsi kalau ular itu adalah jelmaan pacarnya yang telah meninggudah wafat.

Lumrah saja, pacar lelaki ini wafat dunia pada lima th. lantas.

Waktu itu pria itu dilanda rasa sedih teramat dalam.

Namun satu saat, dianya lihat ular ini.

Ular yang termasuk hewas buas itu dikira mempunyai satu kemiripan dengan sang pacar yang telah tidak ada.

Ada beberapa photo yang di posting oleh Worranan Sarasalin.



Dalam photo itu tunjukkan pria itu duduk berbarengan ular di satu danau di Singapura.

Photo yang lain tunjukkan pria ini tengah duduk melihat TV, didampingi dengan ular yang sama.

Mirror. co. uk

Worranan Sarasalin berasalan dari Kanchanaburi, Thailand.

Dia menuliskan beberapa kalimat pada info postingannya.

“Cinta sejati itu benar ada.

Orang ini yakin kalau pacarnya terlahir kembali sebagai ular kobra putih ini sesudah wafat dunia satu tahun lebih lantas.

Dia lihat ular serta lihat kemiripan yang mencolok dengan wanita yang pernah dicintainya.



Dia begitu suka mengahbiskan saat berbarengan, terlibat perbincangan, serta bermain dengan ular ini.


Dia tak pernah meninggalkan ular ini.

Dia senantiasa mengajak ular dimanapun ia pergi.

Namun binatang tetap harus binatang, suwaktu saat masihlah bisa merugikan Anda setiap saat.

Dia dikenal juga sebagai pria yang hidup dengan ular.



Dia telah kerapkali diperingatkan kalau itu beresiko, namun ia masihlah mengerjakannya, ”

Seperti tersebut info yang ditulis pada postingannya.
Continue reading...

7.430 Pasien Di Maluku Dapat Pengobatan Bhakti Sosial MJN

Ambon, Malukupost.com - Sebanyak 7.430 pasien mendapat pengobatan dalam kegiatan Bhakti Sosial Moestopo Jelajah Nusantara (MJN) yang diselenggarakan Universitas Moestopo Beragama (UMB), di Provinsi Maluku. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UMB, DR Ardiansyah di Ambon, Jumat (11/11), mengatakan kegiatan itu rutin dilakukan setiap tahun untuk memberikan bantuan kesehatan dalam bentuk pengobatan, baik gigi maupun umum. "Alhamdulilah, selama dua minggu di daerah ini kita telah mengobati lebih dari tujuh ribu pasien," kata Ardiansyah. Ia menjelaskan, kegiatan Bhakti Sosial MJN 2016 di Maluku tersebar di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Kabupaten Buru, dan Kota Ambon.
Ambon, Malukupost.com - Sebanyak 7.430 pasien mendapat pengobatan dalam kegiatan Bhakti Sosial Moestopo Jelajah Nusantara (MJN) yang diselenggarakan Universitas Moestopo Beragama (UMB), di Provinsi Maluku.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UMB, DR Ardiansyah di Ambon, Jumat (11/11), mengatakan kegiatan itu rutin dilakukan setiap tahun untuk memberikan bantuan kesehatan dalam bentuk pengobatan, baik gigi maupun umum.

"Alhamdulilah, selama dua minggu di daerah ini kita telah mengobati lebih dari tujuh ribu pasien," kata Ardiansyah.

Ia menjelaskan, kegiatan Bhakti Sosial MJN 2016 di Maluku tersebar di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Kabupaten Buru, dan Kota Ambon.

Sebelumnya, kegiatan itu dilaksanakan di Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan di Rajampat, Sorong Papua Barat.

"Kegiatan ini merupakan kegiatan unggulan kita dan rutin dilaksanakan setiap tahun di seluruh wilayah Indonesia," ujar Ardiansyah.

Menurut dia, selain kegiatan pengobatan gigi dan umum, pihaknya juga melakukan edukasi tentang manfaat kesehatan gigi bagi masyarakat terutama anak-anak sekolah.

"Kita harus mengetahui sejauhmana animo masyarakat terhadap kesehatan gigi, karena selama ini orang mengabaikan, sehingga perlu melakukan edukasi kepada anak-anak sekolah, karena sangat penting untuk kesehatan gigi," katanya.

Ia mengungkapkan, tim yang terlibat dalam kegiatan Bhakti Sosial Moestopo Jelajah Nusantara ini, terdiri dari dokter-dokter muda dan dipandu oleh dokter-dokter senior, yang berjumlah 57 orang.

"Saya menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Maluku yang sudah bisa menerima kami untuk melaksanakan kegiatan MJN ini. Sambutan masyarakat juga sangat luar biasa dan terbuka memeriksa kesehatan," ujarnya. (MP-6)
Continue reading...

Amir Faisol Lebih Pede Jadi Instruktur Fitnes Usai Terima Sertifikat Resistance Training Specialist

SEPUTARKUDUS.COM, PEGANJARAN - Sejumlah kendaraan terlihat terparkir di halaman bangunan bercat biru di depan Balai Desa Peganjaran, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Di dalam bangunan itu terlihat seorang bertubuh kekar mengenakan kaus merah sedang memberi arahan kepada seseorang yang sedang melakukan fitnes. Pria itu adalah Amir Faisol (35), trainer sekaligus pemilik AMR Fitnes.
AMR Fitnes Kudus
Amir Faisol (kiri) memberikan bimbingan member AMR Fitnes. Foto: Ahmad Rosyidi




Kepada Seputarkudus.com, pria yang akrab disapa Amir tersebut mengatakan, setelah mendapat sertifikat resistance training specialist pada 2013, dirinya menjadi lebih percaya diri dalam memberikan arahan. Selain itu, dia juga merasa pelanggannya lebih yakin pada instruktur yang sudah mendapat sertifikat. 

"Ada banyak gerakan yang sebelumnya saya anggap benar, ternyata masih salah. Setelah ikut tes instruktur di Jogja, saya jadi banyak tahu tentang gerakan fitnes yang benar," ujar Amir beberapa waktu lalu.

Setelah mendapat sertifikat trainer dari Jogja, Amir kemudian mengikuti tes untuk mendapatkan sertifikat yang khusus untuk pengetahuan nutrisi pada 2014. Sertifikat tersebut dikeluarkan RAI Istitute. “Saya merasa sertifikat resmi seperti ini sangat membantu. Selain membuat saya lebih percaya diri, tentu pelanggan saya juga akan lebih yakin,” ungkap warga Desa Ngagok Lor, Kota Kudus itu.


Amir juga menjelaskan, fitnes hanya membantu 20 persen untuk mendapat tubuh yang ideal dan atletis. Selebihnya 80 persen ditentukan nutrisi. Menurutnya, rata-rata orang yang melakukan fitnes, khususnya wanita, ingin menurunkan berat badan. Karena itu di AMR Fitnes, selain sebagai tempat fitnes juga menawarkan beberapa paket nutrisi untuk menurunkan berat badan.

Dia merinci paket fitnes dan harga yang dibanderol di AMR Fitnes. Untuk paket 10 hari dibanderol Rp 664 ribu, paket satu bulan seharga Rp 2.970 ribu, dan paket tiga bulan Rp 7.583 ribu, serta paket enam bulan, harganya Rp 13.424 ribu. 

"Selain mendapat bimbingan fitnes, member juga mendapat susu pengganti sarapan. Untuk paket tiga bulan dan enam bulan dapat bonus tempat minum,” jelas pria satu anak itu.


Amir mengatakan, paket nutrisi di AMR Fitnes terbilang mahal. Itu semata untuk menjaga kepuasan konsumen dengan hasil yang akan didapatkan. 

Dia juga menambahkan, untuk menurunkan berat badan secara cepat bisa saja dilakukan, tetapi ada risiko yang harus ditanggung. Misalnya badan jadi kendur atau risiko lain.  “Untuk menurunkan berat badan dan membakar lemak secara cepat bisa, tetapi hasilnya tentu kurag baik. Idealnya turun 2 kilogram per bulan, agar hasilnya maksimal dan tetap sehat,” tuturnya.
Continue reading...

Pemilik Narkoba Mengaku Dua Kali Jemput Ganja

Ambon, Malukupost.com - Oknum terdakwa pemilik satu kilo gram ganja kering, Fandy Rizal mengaku sudah dua kali menerima paket tersebut dari seseorang yang mengirimnya dari luar daerah. "Saat menjemput paket ganja yang pertama dari seseorang bernama Marlon dan tidak ada bayaran. Namun, saat penjemputan kedua akhirnya diringkus aparat kepolisian dari Ditresnarkoba Polda Maluku," kata Fandy di Ambon, Jumat (11/11). Penjelasan terdakwa disampaikan dalam persidangan di kantor Pengadilan Negeri Ambon dipimpin ketua majelis hakim, Pujiono, didampingi R.A Didi Ismiatun dan Soyian Parerungan dengan agenda pemeriksaan dua anggota Ditresnarkoba Polda Maluku.
Ambon, Malukupost.com - Oknum terdakwa pemilik satu kilo gram ganja kering, Fandy Rizal mengaku sudah dua kali menerima paket tersebut dari seseorang yang mengirimnya dari luar daerah.

"Saat menjemput paket ganja yang pertama dari seseorang bernama Marlon dan tidak ada bayaran. Namun, saat penjemputan kedua akhirnya diringkus aparat kepolisian dari Ditresnarkoba Polda Maluku," kata Fandy di Ambon, Jumat (11/11).

Penjelasan terdakwa disampaikan dalam persidangan di kantor Pengadilan Negeri Ambon dipimpin ketua majelis hakim, Pujiono, didampingi R.A Didi Ismiatun dan Soyian Parerungan dengan agenda pemeriksaan dua anggota Ditresnarkoba Polda Maluku.

Kemudian majelis hakim melanjutkan persidangan tersebut dengan agenda pemeriksaan atas diri terdakwa.

Terdakwa mengakui kalau dirinya diringkus polisi pada tanggal 24 Juni 2016 lalu saat hendak menjemput paket ganja dari seseorang di depan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Ambon.

Saat penangkapan berlangsung, terdakwa beserta barang bukti dibawa masuk ke dalam sebuah mobil dan paket berwarna coklat tersebut langsung dibuka polisi.

Dari hasil penggeledahan tersebut, polisi mendapati satu kilo gram ganja kering yang dibungkus dengan beberapa helai pakaian bekas, sehingga terdakwa langsung digiring ke kantor Ditresnarkoba Polda Maluku untuk diperiksa.

Akibat kedapatan memiliki narkoba jenis ganja seberat satu kilo gram, jaksa penuntut umum Kejati Maluku, Selvi Hattu menjerat terdakwa dengan Undang-Undang nomor 35 tahun tahun 2009 tentang pemberantasan tindak pidana narkotika dan obat-obat terlarang.

Majelis hakim menunda persidangan hingga pekan depan dengan agenda mendengarkan tuntutan jaksa penuntut umum atas terdakwa. (MP-6)
Continue reading...

Pengusaha SPBU Di Ambon Siap Terapkan Satu Harga BBM

Ambon, Malukupost.com - Pengusaha stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Ambon telah siap mengikuti kebijakan PT.Persero Pertamina terkait rencana Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) akan menerapkan kebijakan tentang pemberlakuan satu harga BBM di Indonesia. "Kami tetap mengikuti kebijakan Pertamina. Sebagai pengusaha SPBU sifatnya menjual dan bukan pengambil kebijakan untuk menentukan harga," kata Manager SPBU Pohon Pule, kota Ambon, Eka Malaihollo, Jumat (11/11).
Ambon, Malukupost.com - Pengusaha stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Ambon telah siap mengikuti kebijakan PT.Persero Pertamina terkait rencana Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) akan menerapkan kebijakan tentang pemberlakuan satu harga BBM di Indonesia.

"Kami tetap mengikuti kebijakan Pertamina. Sebagai pengusaha SPBU sifatnya menjual dan bukan pengambil kebijakan untuk menentukan harga," kata Manager SPBU Pohon Pule, kota Ambon, Eka Malaihollo, Jumat (11/11).

Dia menjelaskan, informasi kebijakan pemberlakuan satu harga BBM ini belum tahu kapan waktunya. Namun, SPBU akan mengikuti kebijakan Pertamina.

"Kami sendiri juga belum tahu persis kebijakan itu direalisasikan sebab sekarang ini saja juga berlaku satu harga di semua SPBU yang ditetapkan pemerintah. Premium sekarang ini dijual dengan harga Rp6.400/liter, maka berlaku untuk semua SPBU," ujarnya.

Mungkin saja yang akan terasa para pedagang eceran yang selama ini berjualan di pinggiran maupun di desa-desa terpencil.

Eka mencontohkan, desa-desa terpencil seperti di kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) yang selama ini pedagang eceran menjual bensin dengan harga Rp20.000/liter dengan alasan membeli dari agen atau APMS cukup jauh.

"Jadi bila PT. Pertamina sudah menyediakan penyalur di Tiakur, ibu kota kabupaten MBD dengan kebijakan satu harga, maka sudah pasti harga bensin yang tadinya Rp20.000/liter akan turun menjadi Rp10.000," ujarnya.

Sejumlah sopir Angkot saat mengisi bensin di SPBU Pohon Pule ketika ditanya terkait dengan rencana pemerintah akan menerapkan satu harga, menyatakan, tidak tahu dan belum mendengar kebijakan tersebut..

"Kami belum mendengar rencana penetapan satu harga untuk BBM. Namun, kalau itu diberlakukan, hendaknya bisa dijangkau oleh semua pemilik kendaraan baik roda empat maupun roda dua," kata pengemudi Angkot Lin I,Guntur.

Sebab bagaimana pun juga dengan perubahan harga bensin sudah pasti terjadi kenaikan tarif angkutan dalam kota maupun angkutan antar kabupaten dalam provinsi. (MP-3)
Continue reading...

Sejak SD Karmiyanto Berjualan Gerabah Keliling Kudus, Meski Hasilnya Tak Seberapa Dia Tetap Bersyukur

SEPUTARKUDUS.COM, GETAS PEJATEN - Seorang pria berbaju merah melangkahkan kakinya di Jalan Ahmad Yani sambil memikul dua keranjang berisi beberapa kendi, celengan. Sambil berjalan, pria tersebut memainkan rebana kecil untuk menawarkan daganganya. Pria itu bernama Karmiyanto, yang sejak kelas tiga SD berjalan mengelilingi Kudus untuk menjual kendi, celengan dan rebana kecil.
penjual kendi di kudus
Karmiyanto berkeliling Kudus menawarkan produk gerabah. Foto: Rabu Sipan


Di sela istirahatnya seusai berkeliling, kepada Seputarkudus.com, Karmiyanto sudi berbagi cerita tentang barang yang dia jual. Dia mengatakan setiap hari dia berangkat dari Nalumsari, Jepara pada pukul 7.00 WIB. Dia kemudian naik bus menuju Kudus. Setelah sampai, dia kemudian berkeliling berjalan kaki menjual dagangannya hingga pukul 15.00 WIB.

“Pekerjaan ini sudah aku tekuni sejak aku duduk di kelas tiga SD (sekolah dasar). Meskipun lama aku tekuni, penghasilan dari menjual gerabah ini tidak bisa meningkatkan ekonomi keluarga. Bahkan untuk melanjutkan sekolah ketiga anakku ke SMP saja aku tidak mampu,” ungkap Karmiyanto belum lama ini.

Pria yang dikaruniai tiga anak tersebut mengatakan, tidak mampu menyekolahkan ketiga anaknya ke SMP karena tidak punya biaya. Dia juga mengaku hasil dari menjual dagangannya tersebut tidak menentu, dan hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari.

Setiap hari, katanya, dia membawa sekitar delapan kendi, empat celengan, serta sepuluh rebana kecil. Barang yang dia bawa itu selalu tak terjual habis. Seperti saat itu, dia hanya baru menjual dua kendi dan mendapatkan uang Rp 20 ribu.

“Hampir seharian berkeliling menjual dagangan, aku baru mendapatkan uang Rp 20 ribu hasil penjualan dua kendi yang aku jual Rp 10 ribu. Sedangkan untuk celengan yang aku jual dengan harga Rp 10 ribu dan rebana kecil seharga Rp 3 ribu belum ada yang terjual,” kata Karmiyanto.

Dia juga menuturkan, jika hingga pukul 15.00 WIB dia berkeliling dan tidak ada lagi barang yang terjual, uang Rp 20 ribu yang dia dapat hanya bisa untuk ongkos pulang pergi Jepara – Kudus.

Karmiyanto juga tidak memungkiri penjualannya tak setiap hari sepi. Ada kalanya dagangannya tersebut laris dan dia bisa mendapatkan uang sekitar Rp 70 ribu sehari. Tapi diakuinya sehari mendapatkan uang Rp 70 ribu sehari itu sangat jarang terjadi. Yang sering dia mendapatkan uang sekitar Rp 50 ribu sehari.

Karmiyanto mengungkapkan, barang dagangannya tersebut milik seorang perajin di Jepara. Dia berutang kepada perajin tersebut. Setelah ada yang terjual dia akan membayar keesokan harinya, sekaligus mengambil barang lagi.

“Meski hasil daganganku tidak menentu dan terbilang tidak seberapa, aku tetap bersyukur meskipun hasilnya tidak cukup untuk menyekolahkan ketiga anakku,” ungkap pria yang sudah lama hidup menduda tersebut.
  
  
Continue reading...

KKTNA Provinsi Maluku Bakal Dilantik Gubernur

Ambon, Malukupost.com - Gubernur Maluku Said Assagaf menurut rencananya akan melantik dan mengukuhkan Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KKTNA) Provinsi Maluku. "Kegiatan pelantikan akan dilaksanakan di lantai VII kantor gubernur Maluku pada tanggal 15 Nopember 2016," kata Kepala Sekretariat Bakorluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Provinsi Maluku, Jery Uweubun di Ambon, Jumat (11/11). Dijelaskan, itu dilakukan bersamaan dengan acara pembukaan rapat koordinasi penyuluh tingkat provinsi Maluku dan juga launching sebuah sistem informasi penyelenggaraan monitoring penyuluhan pertanian. Jadi pada tanggal 15 November itu, lanjutnya, ada tiga kegiatan yang akan dirangkai jadi satu pada acara seremonial di kantor gubernur Maluku.
Ambon, Malukupost.com - Gubernur Maluku Said Assagaf menurut rencananya akan melantik dan mengukuhkan Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KKTNA) Provinsi Maluku.

"Kegiatan pelantikan akan dilaksanakan di lantai VII kantor gubernur Maluku pada tanggal 15 Nopember 2016," kata Kepala Sekretariat Bakorluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Provinsi Maluku, Jery Uweubun di Ambon, Jumat (11/11).

Dijelaskan, itu dilakukan bersamaan dengan acara pembukaan rapat koordinasi penyuluh tingkat provinsi Maluku dan juga launching sebuah sistem informasi penyelenggaraan monitoring penyuluhan pertanian.

Jadi pada tanggal 15 November itu, lanjutnya, ada tiga kegiatan yang akan dirangkai jadi satu pada acara seremonial di kantor gubernur Maluku.

Jery menjelaskan, kelompok kontak tani nelayan andalan dengan masa bakti 2016-2020 ini merupakan sebuah organisasi profesi yang sifatnya independen yang punya tugas dan peran cukup besar di dalam membantu para petani dan nelayan dalam kegiatan-kegiatan usaha baik dibidang pertanian maupun nelayan sebagai mitra pemerintah.

"Karena itu kami merasa perlu untuk membimbing dan mendukung mereka supaya kegiatan pembangunan di bidang pertanian dan perikanan ini bisa menggeliat dan garis kemiskinan yang berada di Provinsi Maluku yang 50 persen yang kebanyakan berasal dari sektor pertanian dan perikanan biasa cepat keluar dari sana," ujarnya.

Kemudian kegiatan yang ketiga, lanjutnya, punya satu kegiatan melaunching sebuah sistem informasi penyelenggaraan monitoring penyuluhan pertanian yang berbasis SMS Get Way.

"Kita mengetahui Provinsi Maluku merupakan daerah kepulauan yang biaya operasionalnnya cukup tinggi, kalau kita lakukan monitoring dan evaluasi dengan cara konvensional menugaskan petugas ke satu desa untuk memonitor kegiatan penyelenggaraan penyuluhan untuk mengetahui persis apakah itu penyuluh di lapangan benar-benar mendampingi para petani atau tidak cukup besar," ujarnya.

Walaupun disadari memang biaya perjalanan dinas, lanjutnya, selain itu juga ada sistem yang lain berbasis web side, tetapi juga harus mengetahui bahwa di Maluku sebagian besar memiliki jaringan internet yang memadai, belum lagi ada petani yang belum mampu menggunakan Handphone yang berbasis android, bahkan ada penyuluh juga yang belum paham menggunakannya.

"Sehingga kami berpikir menggunakan SMS Get Way jauh lebih muda dan murah sehingga kita mencoba untuk menggunakan sistem ini," ujarnya. (MP-3)
Continue reading...

Luar Biasa! Surat Terbuka Muslimah Ini dengan Cerdas Tampar Keras MUI dan FPI soal Kasus Penistaan Agama

Rakyat.win ~ Seperti yang kita ketahui sebelumnya kasus dugaan penistaan agama oleh Ahok sudah mulai di ujung tanduk dan dalam 2 minggu kedepan akan diketahui apa hasilnya. Namun sambil menunggu itu semua, mari kita baca sedikit surat dari seorang Kandidat PhD USyd Australia yang bernama Meilanie Buitenzorgy.

Tulisannya cukup panjang dan jelas, ditulis dalam laman Kompasiana dan tak lupa mencantumkan berbagai sumber data yang diambilnya.

Untuk lebih jelasnya silahkan simak surat terbukanya untuk Ahok dibawah ini :

Dear Ahok,

Apakabar lo hari ini?

Langsung saja Hok. Sebetulnya, tidaklah sulit membuktikan bahwa elo gak salah dalam kasus dugaan penistaan agama di Pulau Seribu. Ada banyak bukti bahwa elo gak bisa disalahkan secara hukum. Bukti-bukti ini bahkan akan menampar pihak-pihak yang sekarang sedang mendiskreditkan elo.

Pihak-pihak tersebut mem-framing seolah-olah dalam pidato itu, elo sedang menafsirkan Al Maidah 51.

Padahal, ketika elo mengatakan “…. Bapak-Ibu dibohongi pakai Al Maidah 51…..”, sesungguhnya elo hanya sekedar menyampaikan FAKTA, bukan menafsirkan ayat. Fakta bahwa Al Maidah 51 memang hanya digunakan sebagai alat kepentingan politik oleh Parpol-parpol Islam. Fakta bahwa di berbagai daerah di pelosok Indonesia, bahkan di daerah mayoritas muslim, parpol-parpol Islam malah mengusung, bahkan memenangkan calon-calon kepala daerah non-Muslim melawan kandidat-kandidat Muslim. Ini bukti-buktinya:

1) Tahun 2012, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tega-teganya mengusung dan sukses memenangkan pasangan cagub-cawagub Cornelis (petahana) dan Christiandy Sandjaya, keduanya Nasrani, di Pilgub Kalimantan Barat yang mayoritas penduduknya (59%) beragama Islam. Sumber

2) Tahun 2015, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) nekad mengusung dan memenangkan seorang PENDETA Nasrani-Tionghoa, Thes Hendrata, di pilbup Kabupaten Kepulauan Sula yang mayoritas penduduknya (96.94%) beragama Islam. Dua pasang kandidat lawannya seluruhnya beragama Islam. Sumber 1 dan 2

3) Tahun 2015, PKB mengusung dan memenangkan Danny Missy (Nasrani) di pilbup Halmahera Barat (Nasrani 59.15%, Islam 40.73%). Sumber

4) Tahun ini, PKS, PAN dan PBB mengusung Paulus Kastanya (Nasrani) di pemilihan walikota Ambon (Nasrani 48%, Islam 34%). Sumber

Keempat kasus ini hanyalah contoh yang bisa gw bantu telusuri di internet, faktanya mungkin lebih banyak lagi kasus parpol Islam mengusung calon non-Muslim di Pilkada.

Kenapa Al Maidah ayat 51 tidak disebut di panggung saat para ustadz dari parpol-parpol Islam mengkampanyekan calon-calon non-Muslim tersebut? Kenapa FPI tidak mengerahkan demonstrasi untuk menentang naiknya Nasrani yang akhirnya menang menjadi Gubernur Kalbar, Bupati Sula dan Bupati Halmahera Barat? Tanya kenapa?

Karena, Al Maidah 51 hanya berlaku buat elo, Hok. Spesial pake telor buat ELO. Lo harus terima kenyataan pahit ini.

Tentu saja, inkonsistensi parpol-parpol dan ormas-ormas Islam ini telah mempermalukan kami, umat Islam Indonesia secara keseluruhan di mata pemeluk agama lainnya, termasuk elo.

Bahkan, kalau mau jujur, inilah contoh penistaan Al Maidah 51 yang sesungguhnya. Ayat Al-Quran digunakan semata-mata untuk kepentingan politik dan menjatuhkan lawan politik. Sungguh mengherankan, MUI sama sekali tidak ambil pusing dengan penistaan kelas wahid ini. Yang mereka permasalahkan cuma sebaris kalimat kesrimpet elo, Hok. MUI tutup mata dengan penistaan Islam dan Quran yang dilakukan oleh kalangan internal Islam sendiri.

Fakta inkonsistensi penerapan Al Maidah ayat 51 inilah yang terekam dalam alam bawah sadar lo, hingga memicu keluarnya kalimat kontroversial dari mulut ember lo, yang memicu Aksi 4 November itu. Betul tidak?

Nah, sebagai anak bangsa, elo kan punya HAK untuk menyampaikan FAKTA. Betul tidak?

Dan tidak ada satu pun pasal UU yang bisa menghukum seseorang yang menyampaikan FAKTA.

Anyway, kesalahan elo adalah, elo menyatakan fakta itu dalam kapasitas elo sebagai pejabat publik, bukan sebagai anak bangsa biasa.

Dalam hal ini, sebenarnya kesalahan elo hanya sebatas pelanggaran etika pejabat publik. Saat elo minta maaf secara tulus kepada umat Islam, berkali-kali dalam berbagai kesempatan baik melalui media cetak dan elektronik, maka seharusnya masalah sudah selesai. Setidaknya buat gw dan banyak saudara-saudara gw sesama Muslim.

Masalahnya, saudara-saudara Muslim gw yang lain punya sifat lebay tingkat dewa. Dan sekali lagi, kelebayan sodara-sodara gw ini hanya berlaku wa bil khusus buat elo seorang. Ya, ELO. Sewaktu SBY menyebut Lebaran Kuda, mereka santai saja tuh. Padahal SBY melekatkan hari suci umat Islam dengan binatang. Coba kalau yang ngomong Lebaran Kuda tuh
elo?

Bahkan, sodara-sodara gw yang lebay ini pun hanya sekedar protes, bukannya demo besar-besaran, waktu Ahmad Dhani menginjak-nginjak lafazh Allah pada siaran live konser Dewa 19 di Trans TV, tahun 2005 lalu. Aksi menginjak-injak lafazh Allah itu cuma satu dari serangkaian aksi penistaan agama Islam ala Ahmad Dhani. Dia juga pakai lafazh Allah di sampul album Dewa, dan memakai semacam tattoo dengan background lafazh Allah di dada telanjang para personel Dewa untuk keperluan promo album mereka.

Padahal, aksi semacam inilah --menginjak, merobek, membakar simbol-simbol agama—yang justru nyata-nyata penistaan agama, kata Kapolri Tito. Gak perlu di-review pakai ahli ini itu, bisa langsung ditangkap.

Coba kalo elo yang beraksi injak lafazh Allah, gw gak berani bayangin apa yang terjadi.

Dan yang lebih aneh bin ajaib, di kasus tersebut, MUI bukannya menjatuhkan fatwa penistaan agama kepada Ahmad Dhani, tapi malah meng-islahkan Dhani dan FPI yang sempat memperkarakan Dhani ke polisi. Bayangkan!

Begitulah standar ganda tingkat dewa ala MUI. Dhani menginjak-injak lafazh Allah dihadiahi islah, elo kesrimpet satu kalimat diganjar fatwa penistaan agama. Untuk penistaan senyata itu, Dhani cukup meminta maaf, sementara sebaris kalimat lo, diganjar demo ratusan ribu ummat di seluruh pelosok Indonesia.

Dhani di-islahkan, sementara elo di-tabayyun-kan pun tidak. Ada apa dengan MUI? Sumber 1 dan 2.

Dan sebagai “mantan” penista Islam, Ahmad Dhani malah diberi panggung istimewa untuk menistakan Presiden RI di aksi 4 November 2016. Video

Fyi Hok, in case lo belum tau, sehari setelah Buni Yani mem-viral-kan video editan pidato lo, ketua MUI Ma’ruf Amin dalam kapasitas sebagai Rais Aam NU menyatakan dukungan NU pada pasangan Agus-Silvi. Apa hubungannya sama ember? Ya meneketehe? Namanya juga fyi. For your information. Sumber 1 dan 2.

Doakan saja Hok, ulama-ulama sepuh NU bersedia turun gunung men-challenge fatwa MUI. Fatwa yang gegabah dan belum tentu benar, tegas Buya Syafi’I Maarif di ILC semalam. Ini bukan lagi sekedar soal Ahok. Ini soal menegakkan kebenaran dan keadilan.

Hok,
Ini gw kasih tau lo bukti lain, yang bisa lo gunakan buat argumen bela diri. Saat ini sedang beredar viral di dunia maya video dakwah Habib Rizieq yang mengatakan “Dia (ulama bejat) nipu umat pakai Ayat Quran. Dia nipu umat pakai Hadis Nabi” (Sumber). Jelas dong Hok, ini sudah menunjukkan bahwa kalimat “…. bohong/nipu pakai ayat/Quran/Hadits…” adalah kalimat yang sangat biasa dan bisa diucapkan oleh siapa saja. Termasuk elo dan Habib Rizieq. Kalimat elo maupun Habib Rizieq secara substantif tidak ada bedanya dengan kalimat yang sering diucapkan oleh masyarakat luas: “oleh Dimas Kanjeng, jamaah padepokan dibohongi pakai Ayat-ayat Quran”.

Itu sudah. Lo tinggal suruh team pengacara lo cari bukti di KPUD, dokumen dukungan parpol-parpol Islam terhadap kandidat-kandidat non muslim di berbagai pilkada. Inilah bukti nyata bahwa omongan lo “…. Bapak Ibu dibohongi pakai Al Maidah 51” adalah FAKTA. Tidak ada satu pasal hukum pun yang melarang anak bangsa ini bicara FAKTA. Video “pakai ayat Quran” ala Habib Rizieq bisa jadi bukti pelengkap. Kasus pengislahan Ahmad Dhani oleh MUI bisa jadi semacam “bukti yurisprudensi”.

Dan poin fatwa MUI bahwa elo telah menistakan ulama, adalah another bukti nyata kegegabahan MUI. Dalam pidato lo sama sekali tidak ada kata ulama. Bagaimana bisa MUI menafsirkan “orang” dalam pidato lo sebagai “ulama” tanpa meminta klarifikasi elo sama sekali?

Hok,
Kasus elo adalah ujian terbesar yang dihadapi oleh bangsa ini sejak reformasi 1998. Inilah ujian kenaikan kelas kita dalam berdemokrasi. Bahwa elo menjadi tokoh sentral dalam ujian ini, adalah takdir Allah SWT. Apa pun hasilnya, bangsa kita naik kelas atau gagal, nama lo akan tercatat dengan tinta tebal dalam sejarah bangsa ini.

Hok,
Lo jangan ge-er. Gw tidak sedang membela elo. Sesungguhnya gw sedang membela kebenaran, keadilan dan memperjuangkan kembalinya akal sehat ke republik ini. Dan kita sama-sama berjuang, agar NKRI tak dicaplok oleh sekelompok kecil umat yang bercita-cita mengganti dasar negara Pancasila. Gw punya kepentingan, elo punya kepentingan, mari kita saling memanfaatkan.

Hok,
Jika nanti elo berhasil lolos dari perkara pelik ini, bahkan jika elo berhasil memenangkan Pilkada DKI Jakarta, hanya satu pesan gw: JAGA MULUT LO. Ini gw ngomong pake toa, Hok. Please. Kalo perlu, lo gak usah ngomong. Soal ngomong, lo serahin aja sama Aa Djarot. Urusan lo kerja-kerja-kerja, beresin Jakarta. Buatlah ibukota menjadi sekeren Tokyo. Walaupun untuk itu, gw harus korbankan kepentingan gw sendiri: kebutuhan rutin gw menyaksikan segala celoteh gokil lo yang lebih parah dari Cak Lontong. It was so entertaining liat lo petantang-petenteng ngomong semacam “emangnya ini duit nenek lo”. Gw rela kehilangan itu semua Hok, rela……

Namun, jika elo harus jadi tumbal dari ujian ini, gw sudah menyiapkan stelan hitam-hitam terbaik gw. Untuk gw kenakan saat gw memberi penghormatan terakhir buat lo, seraya memandang sendu langit kelabu. Karena saat itu, gw harus menerima kenyataan, bahwa bangsa ini tidak lolos ujian kenaikan kelas berdemokrasi. Dengan senyum getir, gw dan ratusan juta anak bangsa ini, akan selalu mengenang, bahwa Bangsa besar ini pernah punya seorang martir bernama AHOK.


Sumber: liputanberita.net
Continue reading...

Gubernur Apresiasi UMB Laksanakan Bhakti Sosial

Ambon, Malukupost.com - Gubernur Maluku mengapresiasi kepedulian sosial dari Universitas Moestopo Beragama (UMB) yang telah melaksanakan kegiatan bhakti sosial berupa pelayanan kesehatan, di daerah ini. "Momen ini membuktikan bahwa Universitas Moestopo berkomitmen mendukung program pembangunan kesehatan di Maluku," kata Gubernur dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Halim Daties, pada Penutupan Bhakti Sosial Moestopo Jelajah Nusantara (MJN) Tahun 2016, di Ambon, Jumat (11/11). Menurut Gubernur, upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Maluku yang merata dan berkesinambungan, bukanlah pekerjaan mudah, dan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi perlu dukungan maupun peran serta seluruh komponen anak bangsa, termasuk UMB.
Ambon, Malukupost.com - Gubernur Maluku mengapresiasi kepedulian sosial dari Universitas Moestopo Beragama (UMB) yang telah melaksanakan kegiatan bhakti sosial berupa pelayanan kesehatan, di daerah ini.

"Momen ini membuktikan bahwa Universitas Moestopo berkomitmen mendukung program pembangunan kesehatan di Maluku," kata Gubernur dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Halim Daties, pada Penutupan Bhakti Sosial Moestopo Jelajah Nusantara (MJN) Tahun 2016, di Ambon, Jumat (11/11).

Menurut Gubernur, upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Maluku yang merata dan berkesinambungan, bukanlah pekerjaan mudah, dan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi perlu dukungan maupun peran serta seluruh komponen anak bangsa, termasuk UMB.

"Pemprov Maluku berkepentingan untuk memacu pembangunan kesehatan, yang lebih diarahkan pada peningkatan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang, " ujarnya.

Karena itu, lanjutnya, upaya mewujudkan kesehatan masyarakat yang lebih paripurna dan terintegrasi, terus dilakukan dengan memberi perhatian khusus kepada masyarakat yang mendiami daerah tertinggal di wilayah perbatasan.

"Pelaksanaan kegiatan MJN tepat dilaksanakan di Provinsi Maluku, khususnya kota Ambon, kabupaten Maluku Tengah dan kabupaten Buru, karena karakteristik wilayah kepulauan, memberikan tantangan tersendiri dalam pembangunan bidang kesehatan," kata Gubernur.

Ia mengakui rendahnya aksebilitas antara pulau, tingginya disparitas antarwilayah serta penyebaran penduduk yang tidak merata, menjadi kendala utama dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang maksimal dan merata di daerah ini.

Karena itu, pelayanan bidang kesehatan di Provinsi Maluku menerapkan strategi pendekatan gugus pulau, yang diklasifikasikan dan dijabarkan ke dalam sub-sub gugus pulau, dengan tujuan mendekatkan dan memudahkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

"Strategi ini diyakini dapat menciptakan keadilan, pemerataan dan kemandirian dalam memperoleh pelayanan kesehatan bagi semua lapisan masyarakat di daerah ini," katanya. (MP-2)
Continue reading...

Mengejutkan ! Ahok Mengaku Didesak Mundur, Inilah Ancamannya


Rakyat.win ~  Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok membenarkan adanya pihak yang memintanya mundur dari penyalonan pada Pemilihan Kepala Daerah Jakarta 2017.

Ahok sebut pihak yang memintanya mundur karena takut dirinya terpilh lagi di Pilkada, kemudian melanjutkan masa jabatannya pada periode 2017-2022.

"Jadi kalau saya mundur artinya apa? Lama-lama saya jadi mikir, jadi ini bener waktu suruh saya mundur, ini cuma ujung-ujungnya cuma takut Ahok jadi gubernur lagi. Takut amat sih gue jadi gubernur?" ucap Ahok di kediamannya, Pantai Mutiara, Jakarta Utara, Kamis (11/11/2016) malam.
Ahok enggan mengungkapkan siapa pihak yang memintanya mundur. Terutama dengan alasan telah membuat suasana negara tak kondusif, setelah kasus dugaan penistaan agama oleh Ahok.

"Ada lah. Saya enggak usah ngomong. Kan lucu lah. Kenapa mesti suruh saya mundur, kan lucu. Itu sesudah Al Maidah," ungkap Ahok.

Ia mengungkapkan alasan pihak tersebut memintanya mundur. Selain membuat suasana tak kondusif, pihak itu beralasan, demonstrasi akan terus berlanjut sebelum Presiden Republik Indonesia Joko Widodo turun dari tahtanya.

"Ya alasannya, mereka akan turun. Akan ada demo terus. Presiden bisa diturunkan. Ini bisa jadi tidak terkendali ini. Jakarta ini. Orang akan datangi masa terus menerus. Berhari-hari. Makin kacau," imbuh Ahok.

Ahok mengaku tidak tahu, apakah demonstrasi akan menjadi besar, kemudian dapat menurunkan Jokowi.

"Saya enggak tahu. Mereka cuma kira, intinya gini aja, bahwa mereka akan membuat kerusuhan, artinya bukan rusuh ya. Nantinya mereka akan demo," tutup Ahok.

Kedatangan Ahok saat blusukan kerap ditolak warga. Contohnya seperti saat kampanye di Rawa Belong dan Kedoya Utara, Jakarta Barat. Kemudian, Ahok juga memicu aksi unjuk rasa pada 4 November lalu. Alasannya, kasus dugaan penistaan Al Quran oleh Ahok. (*)

Berikut Videonya :




Sumber: Tribunnews.com
Continue reading...

Huwae: Elektabilitas "PANTAS" Di Ambon Terus Meningkat

Ambon, Malukupostcom - Tim Pemenangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon, Paulus Kastanya dan Muhammad Armys Syarif "Sam" Latuconsina yang memakai sebutan "PANTAS" menyatakan elektabilitas pasangan ini terus meningkat. "Berdasarkan evaluasi sosialisasi maupun kampanye dialogis yang dilakukan sejak 28 Oktober 2016, maka dipastikan elektabilitas PANTAS semakin meningkat," kata Ketua Tim Pemenangan "PANTAS", Edwin Huwae, di Ambon, Kamis (10/11). Hanya saja, dia tidak merinci tingkat elektabilitas dicapai pasangan "PANTAS" saat ini, yang pada Pilkada 2017 bersaing dengan pasangan Richard Louhenapessy - Syarif Hadler yang memakai sebutan PAPARISA BARU. "Bisa dipastikan tingkat elektabilitas 'PANTAS' dan "PAPARISA BARU" saat ini seimbang dengan intensifnya delapan partai politik (Parpol) pengusung maupun satu pendukung melakukan sosialisasi maupun kampanye dialogis yang meyakinkan masyarakat melalui program pro rakyat," ujarnya. Edwin, yang Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku itu, mengemukakan, bersama Parpol pengusung lainnya yakni Gerindra, Demokrat, Hanura, PKB, PBB, PKS dan PAN serta PKPI sebagai pendukung, yakin PANTAS akan memenangkan Pilkada 2017 mendatang. "Kami pun mengerahkan seluruh struktur Parpol, simpatisan dan relawan agar bekerja keras dalam rangka memenangkan pasangan 'PANTAS" saat Pilkada 2017," katanya. Dia mengemukakan, tidak benar isu berkembang bahwa ada jajaran struktur Parpol pengusung maupun pendukung yang menghambat kerjasama untuk memenangkan "PANTAS". "Semua komponen sudah bekerja bersama sehingga peluang 'PANTAS' menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon semakin besar," tandas Edwin. Calon Wali Kota Ambon, Paulus mengatakan, seluruh fungsionaris, kader dan simpatisan Parpol telah memberikan dukungan penuh melalui kerja keras untuk memenangkan Pilkada 2017. "Saya tidak meragukan solidnya kinerja dari Parpol pengusung maupun pendukung untuk memenangkan 'PANTAS'. Apalagi, saya adalah bagian dari PDI Perjuangan," katanya. Senada dengan Paulus, calon Wakil Wali Kota Ambon, Sam Latuconsina meyakinkan bahwa pergerakan dan komunikasi intensif dijalin dengan semua Parpol pengusung maupun pendukung untuk memenangkan "PANTAS".
Ambon, Malukupostcom - Tim Pemenangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon, Paulus Kastanya dan Muhammad Armys Syarif "Sam" Latuconsina yang memakai sebutan "PANTAS" menyatakan elektabilitas pasangan ini terus meningkat.

"Berdasarkan evaluasi sosialisasi maupun kampanye dialogis yang dilakukan sejak 28 Oktober 2016, maka dipastikan elektabilitas PANTAS semakin meningkat," kata Ketua Tim Pemenangan "PANTAS", Edwin Huwae, di Ambon, Kamis (10/11).

Hanya saja, dia tidak merinci tingkat elektabilitas dicapai pasangan "PANTAS" saat ini, yang pada Pilkada 2017 bersaing dengan pasangan Richard Louhenapessy - Syarif Hadler yang memakai sebutan PAPARISA BARU.

"Bisa dipastikan tingkat elektabilitas 'PANTAS' dan "PAPARISA BARU" saat ini seimbang dengan intensifnya delapan partai politik (Parpol) pengusung maupun satu pendukung melakukan sosialisasi maupun kampanye dialogis yang meyakinkan masyarakat melalui program pro rakyat," ujarnya.

Edwin, yang Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku itu, mengemukakan, bersama Parpol pengusung lainnya yakni Gerindra, Demokrat, Hanura, PKB, PBB, PKS dan PAN serta PKPI sebagai pendukung, yakin PANTAS akan memenangkan Pilkada 2017 mendatang.

"Kami pun mengerahkan seluruh struktur Parpol, simpatisan dan relawan agar bekerja keras dalam rangka memenangkan pasangan 'PANTAS" saat Pilkada 2017," katanya.

Dia mengemukakan, tidak benar isu berkembang bahwa ada jajaran struktur Parpol pengusung maupun pendukung yang menghambat kerjasama untuk memenangkan "PANTAS".

"Semua komponen sudah bekerja bersama sehingga peluang 'PANTAS' menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon semakin besar," tandas Edwin.

Calon Wali Kota Ambon, Paulus mengatakan, seluruh fungsionaris, kader dan simpatisan Parpol telah memberikan dukungan penuh melalui kerja keras untuk memenangkan Pilkada 2017.

"Saya tidak meragukan solidnya kinerja dari Parpol pengusung maupun pendukung untuk memenangkan 'PANTAS'. Apalagi, saya adalah bagian dari PDI Perjuangan," katanya.

Senada dengan Paulus, calon Wakil Wali Kota Ambon, Sam Latuconsina meyakinkan bahwa pergerakan dan komunikasi intensif dijalin dengan semua Parpol pengusung maupun pendukung untuk memenangkan "PANTAS".

"Tidak bermaksud mendahului kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa, tetapi dengan dukungan yang ada saat ini, maka 'PANTAS' siap memimpin Ambon periode 2017 - 2022," katanya. (MP-5)
Continue reading...

Masyarakat MBD Sangat Butuh Sosialisasi Hukum

Ambon, Malukupost.com - Seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) sangat membutuhkan sosialisasi hukum, sehingga sangat membutuhkan kehadiran institusi penegakan hukum seperti polres, kejaksaan, kodim, maupun lembaga peradilan. "Yang pasti wilayah mana pun di Indonesia butuh polres, kodim, pengadilan, dan kejaksaan, karena MBD terdiri dari pulau-pulau," kata Bupati MBD, Barnabas Orno di Ambon, Jumat (11/11). Bila berbagai infrastruktur dasar dan kelembagaan yang menyangkut masalah sosialisasi serta penegakan hukum sudah ada di MBD, maka warga yang bermasalah tidak harus pergi jauh ke Kabupaten Maluku Tenggara Barat.
Ambon, Malukupost.com - Seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) sangat membutuhkan sosialisasi hukum, sehingga sangat membutuhkan kehadiran institusi penegakan hukum seperti polres, kejaksaan, kodim, maupun lembaga peradilan.

"Yang pasti wilayah mana pun di Indonesia butuh polres, kodim, pengadilan, dan kejaksaan, karena MBD terdiri dari pulau-pulau," kata Bupati MBD, Barnabas Orno di Ambon, Jumat (11/11).

Bila berbagai infrastruktur dasar dan kelembagaan yang menyangkut masalah sosialisasi serta penegakan hukum sudah ada di MBD, maka warga yang bermasalah tidak harus pergi jauh ke Kabupaten Maluku Tenggara Barat.

Menurut bupati, MBD merupakan daerah baru jadi butuh sosialisasi hukum kepada seluruh elemen masyarakat soal penegakan hukum, apalagi wilayah ini berbatasan langsung dengan Timor Leste dan Australia.

"Kalau dari MBD ke Australia itu paling jauh 200 mil jaraknya sedangkan pulau yang terdekat hanya 171 mil, sama halnya dengan ke Timor Leste hanya 17 mil laut dan yang terdekat bahkan 7 mil laut," ujar bupati.

Jadi ini soal kesadaran hukum bahwa warga negara yang baik jangan menyeberang ke sana.

Bupati juga mengakui telah menemui Ketua Pengadilan dan minta ada ruang sidang di Kabupaten MBD sehingga pemkab akan menyediakan ruangan khusus.

Dia juga menyambut positif kebijakan Kapolri dan Kapolda Maluku yang telah meresmikan pembentukan Polres persiapan MBD dan melantik AKBP John Uniplaita sebagai pejabat sementara.

"Pemkab akan bantu mendorong kebutuhan minimal dimana kami sudah minta Sekda siapkan kantor dan rumah jabatan dan saya berharap kapolres bersama anggota bisa memahami kondisi di sana," katanya.

Bupati juga ada Kodim definitif karena wilayahnya terdiri dari pulau-pulau.

"Datang ke Ambon memang jauh, tetapi ke Timor Leste atau Australia justru lebih dekat, apalagi orang MBD itu memiliki hubungan darah, sosial, serta adat budaya atau tradisi yang sama dengan Timor Leste," jelas bupati. (MP-4)
Continue reading...

Stok Elpiji Di Ambon Aman Hingga Desember

Ambon, Malukupost.com - Stok elpiji di Kota Ambon maupun di Namlea, Kabupaten Buru cukup untuk memenuhi permintaan masyarakat pengguna elpiji bagi keperluan rumah tangga maupun restoran dan lainnya hingga Desember 2016. "Persediaan sekarang cukup banyak baik tabung ukuran 12 kg maupun 50 kg juga tersedia," kata Direktur PT Pemantik Sumber Pratama, Andre Talahatu di Ambon, Jumat (11/11). Tiap minggu masuk dari Surabaya sebanyak 2.000 tabung ukuran 12 kg, lanjutnya, karena itu masyarakat yang selama ini menggunakan elpiji tidak perlu takut sebab stok cukup banyak.
Ambon, Malukupost.com - Stok elpiji di Kota Ambon maupun di Namlea, Kabupaten Buru cukup untuk memenuhi permintaan masyarakat pengguna elpiji bagi keperluan rumah tangga maupun restoran dan lainnya hingga Desember 2016.

"Persediaan sekarang cukup banyak baik tabung ukuran 12 kg maupun 50 kg juga tersedia," kata Direktur PT Pemantik Sumber Pratama, Andre Talahatu di Ambon, Jumat (11/11).

Tiap minggu masuk dari Surabaya sebanyak 2.000 tabung ukuran 12 kg, lanjutnya, karena itu masyarakat yang selama ini menggunakan elpiji tidak perlu takut sebab stok cukup banyak.

Sedangkan terkait permintaan dari pengguna ada peningkatan, karena itu pihaknya tetap mempertahankan stok dengan memperlancar permintaan dari Surabaya.

Hal ini dapat dibuktikan dengan banyak informasi yang masuk dari para konsumen yang menelepon menanyakan stok sekaligus memesan.

"Saya bilang jangan takut sebab stok cukup banyak, malahan minggu ini akan masuk lagi dari Surabaya," ujarnya.

Selain melayani permintaan masyarakat di Kota Ambon, lanjutnya, biasanya juga melakukan pengiriman ke Pulau Buru itu dua minggu sekali ada juga sampai satu bulan baru dikirim ke sana sebanyak 100 tabung untuk 12 Kg dan 50 Kg sekali kirim.

Karena itu masyarakat konsumen yang selama ini menggunakan elpiji baik di Kota Ambon maupun di Pulau Buru tidak perlu takut terjadi kelangkaan gas sebab stok saat ini di PT Pemantik Sumber Pratama di jalan Soabali, kawasan pohon pule cukup banyak baik ukuran 12 Kg maupun 50 Kg.

Sedangkan masalah harga tidak ada persoalan, tetap berpatokan kepada harga pemerintah yang ditetapkan pihak Pertamina yakni Rp201.000/tabung (ukuran 12 kg) dan Rp950.000/tabung (ukuran 50 kg). (MP-5)
Continue reading...

Kapolda Resmikan Pembentukan Polres Persiapan MBD

Ambon, Malukupost.com - Kapolda Maluku Brigjen Polisi Ilham Salahudin meresmikan pembentukan Polres persiapan Maluku Barat Daya dan melantik AKBP John Uniplaita sebagai pejabat sementara Kapolres. "Dikatakan pejabat sementara Kapolres MBD sebab kewenangan administrasi ini ada pada Mabes Polri, dan yang dilantik ini adalah orang yang sudah kita seleksi," kata Kapolda di Ambon, Jumat (11/11). Sebagai pejabat Kapolres harus menyadari ada beberapa predikat untuk Maluku, seperti poros maritim nasional, lumbung ikan nasional (LIN), alur laut kontinental, blok masela, atau predikat Maluku sebagai kota musik.
Ambon, Malukupost.com - Kapolda Maluku Brigjen Polisi Ilham Salahudin meresmikan pembentukan Polres persiapan Maluku Barat Daya dan melantik AKBP John Uniplaita sebagai pejabat sementara Kapolres.

"Dikatakan pejabat sementara Kapolres MBD sebab kewenangan administrasi ini ada pada Mabes Polri, dan yang dilantik ini adalah orang yang sudah kita seleksi," kata Kapolda di Ambon, Jumat (11/11).

Sebagai pejabat Kapolres harus menyadari ada beberapa predikat untuk Maluku, seperti poros maritim nasional, lumbung ikan nasional (LIN), alur laut kontinental, blok masela, atau predikat Maluku sebagai kota musik.

Disadari bahwa salah satu penyumbang predikat ini adalah kabupaten Maluku Barat Daya, jadi betapa berat beban yang harus dilaksanakan Pjs Kapolres.

"Pejabat tidak saya beri tongkat komando, tapi ingat tanpa itu pun anda mampu memberikan instruksi yang benar karena tongkatnya ada di hati kita tetapi bagaimana mengeluarkan berbagai keputusan yang akan diambil," tandas Kapolda.

Salah satu prasyarat majunya kabupaten ini menuju masyarakat berbangsa dan bernegara yang maju adalah pembentukan berbagai institusi lembaga negara termasuk kepolisian, artinya secara organisasi kenegaraan di sini ada Kepolisian RI sebagai bagian dari kelembagaan.

"Berpikirlah dengan dimensi bahwa Polri sebagai fungsi dan organ, dimana sebagai organ maka Polri adalah bagian dari ketatanegaraan," tandas Kapolda.

Jadi tugas Kapolres adalah tugas kenegaraan dalam menegakan kamtibmas dan penegakan hukum yang merupakan tindakan kepolisian yang akhir.

Polisi harus selalu memberikan perlindungan, pengayoman, memelihara kamtibmas, dan di situ ada tindakan prevensif, edukatif, sampai represif Pjs Kapolres juga perlu bersinergi dengan pemerintah daerah, melakukan koordinasi serta menciptakan komunikasi yang baik, dan berkolaborasi di MBD.

Kapolda mengakui alangkah banyaknya kekurangan yang harus dirasakan di sana, tetapi keberhasilan yang diraih ditentukan dari kinerja yang baik dan menciptakan ketenteraman supaya negara semakin maju.

"Ada beberapa dimensi penugasan yang harus dilaksanakan kapolres diantaranya dimensi kenegaraan, sosial, pengabdian, serta dimensi rohani," tandasnya.

Pimpinlah Polres ini dengan hati nurani yang baik, ciptakan kehadiran polisi di masyarakat MBD bahwa ini adalah polisi rakyat yang benar-benar lahir dari rakyat serta melayani keinginan masyarakat sesuai dengan fungsinya.

"kita pelayan profesional yang punya standar pelayanan minimal dan prosedur operasional serta memiliki dasar hukum, artinya pelayanan yang diberikan tidak sesuka-suka masyarakat yang kita layani dan saya yakin serta percaya anda mampu memimpin polres itu menjadi polres yang nanti mumpuni," ujar Kapolda. (MP-3)
Continue reading...

ASN Maluku Tengah Jangan Berpolitik Praktis

Ambon, Malukupost.com - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Maluku Tengah (Malteng) Saleh Thio mengimbau aparatur sipil negara (ASN) di daerah tersebut untuk tidak terlibat politik praktis, terutama saat Pilkada 2017. "Jaga netralitas dan jangan berpolitik praktis sehingga proses demokrasi di Malteng berjalan lancar serta jujur dan adil," ujar Saleh, saat dikonfirmasi dari Ambon, Kamis (10/11). Saleh menegaskan dirinya telah bertemu dengan seluruh ASN pemerintah Kabupaten Malteng pada Rabu (9/11), setelah dilantik sebagai Plt Bupati oleh Gubernur Said Assagaff atas nama Mendagri, Tjahjo Kumolo pada 4 November 2017.
Ambon, Malukupost.com - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Maluku Tengah (Malteng) Saleh Thio mengimbau aparatur sipil negara (ASN) di daerah tersebut untuk tidak terlibat politik praktis, terutama saat Pilkada 2017.

"Jaga netralitas dan jangan berpolitik praktis sehingga proses demokrasi di Malteng berjalan lancar serta jujur dan adil," ujar Saleh, saat dikonfirmasi dari Ambon, Kamis (10/11).

Saleh menegaskan dirinya telah bertemu dengan seluruh ASN pemerintah Kabupaten Malteng pada Rabu (9/11), setelah dilantik sebagai Plt Bupati oleh Gubernur Said Assagaff atas nama Mendagri, Tjahjo Kumolo pada 4 November 2017.

"Saya telah meminta ASN Maluku tengah untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab seperti biasanya. jangan mencoba berpolitik praktis karena akan dihukum sesuai perundang-undangan yang berlaku," katanya.

Menurut dia, jika ASN netral dan tidak terlibat berpolitik praktis, mana proses penyelenggaraan pemerintahan dapat berjalan lancar, begitu pun Pilkada juga berjalan sesuai ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.

Dia menyatakan pelayanan sosial kemasyarakatan di Maluku Tengah harus berjalan lancar dan aman, tanpa dipengaruhi kepentingan politik, khususnya Pilkada 2017.

Jadi jika ada yang berpolitik atau terlibat sebagai tim sukses pasangan calon, maka akan ditindak tegas sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku," tegas Saleh Thio yang masih menjabat Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Maluku tersebut.

Sebelumnya, KPU Malteng resmi menetapkan Abua Tuasikal Abua - Marlatu Leleury sebagai pasangan calon tunggal Bupati dan Wakil Bupati untuk mengikuti Pilkada Malteng 2017.

Pasangan petahana tersebut ditetapkan sebagai calon tunggal oleh KPU Malteng pada 31 Oktober dengan No.33/KPTS/KPU.Kab.028.433 36 39/X/ 2016 karena merupakan satu-satunya pasangan yang memenuhi syarat pencalonan.

Pasangan petahana diusung 9 parpol yaitu Gerindra, Partai Golkar, PDIP, Nasdem, Hanura, PBB, PAN, Partai Demokrat dan PKPI dengan akumulasi 34 kursi di DPRD Malteng. (MP-2)
Continue reading...

Mayor Anugerah Annurullah Pimpin Satkamla Lantamal Ambon

Ambon, Malukupost.com - Mayor Laut (P) Anugerah Annurullah dilantik sebagai Komandan Satuan Keamanan laut (Satkamla) Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IX Ambon menggantikan Mayor Laut (P) Makhfud Abdullah. Siaran pers Lantalam IX Ambon diterima media ini, di Ambon, Kamis (10/11), menyebutkan, serah terima jabatan Komandan Satkamla dipimpin Wakil Komandan (Wadan) Lantamal IX Ambon, Kolonel Mar. Joko Supriyanto di Mako Lantamal IX Ambon. Mayor Laut (P) Makhfud Abdullah selanjutnya dipromosikan menduduki jabatan baru sebagai Perwira Operasi Pengajar (Paopsjar) Senart Pusdikpel (Komando Pendidikan Operasi Laut) Kodikopsla pada Komando Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan (Kodiklatal) di Surabaya, Jawa Timur. Wakil Komandan Lantamal IX Ambon, Kolonel Mar. Joko Supriyanto mnegaskan jabatan Dansatkamla strategis dalam pembinaan dan penegakan hukum di laut, mengingat luasnya wilayah kerja Lantamal IX yang meliputi provinsi Maluku dan Maluku Utara yang selama ini terkenal sebagai provinsi kepulauan.
Ambon, Malukupost.com - Mayor Laut (P) Anugerah Annurullah dilantik sebagai Komandan Satuan Keamanan laut (Satkamla) Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IX Ambon menggantikan Mayor Laut (P) Makhfud Abdullah.

Siaran pers Lantalam IX Ambon diterima media ini, di Ambon, Kamis (10/11), menyebutkan, serah terima jabatan Komandan Satkamla dipimpin Wakil Komandan (Wadan) Lantamal IX Ambon, Kolonel Mar. Joko Supriyanto di Mako Lantamal IX Ambon.

Mayor Laut (P) Makhfud Abdullah selanjutnya dipromosikan menduduki jabatan baru sebagai Perwira Operasi Pengajar (Paopsjar) Senart Pusdikpel (Komando Pendidikan Operasi Laut) Kodikopsla pada Komando Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan (Kodiklatal) di Surabaya, Jawa Timur.

Wakil Komandan Lantamal IX Ambon, Kolonel Mar. Joko Supriyanto mnegaskan jabatan Dansatkamla strategis dalam pembinaan dan penegakan hukum di laut, mengingat luasnya wilayah kerja Lantamal IX yang meliputi provinsi Maluku dan Maluku Utara yang selama ini terkenal sebagai provinsi kepulauan.

Tugas dan kewajiban Dansatkamla tidak semata melihat dari kaca mata hukum, aturan atau kebiasaan yang berlaku, tetapi lebih dari itu, laut harus bebas dari ancaman navigasi, baik terhadap sumber daya laut maupun ancaman hukum di laut.

Menurutnya, dalam berbagai kesempatan TNI Angkatan Laut selalu berupaya mensosialisasikan persepsi tentang keamanan di laut, mengingat hal tersebut sangat penting karena dapat mensinergikan kekuatan untuk bersama-sama melakukan upaya penegakan keamanan di laut.

"Keamanan ruang lingkupnya sangat luas yaitu situasi dan kondisi di mana laut harus bebas dari ancaman kekerasan dan navigasi, baik ancaman terhadap sumber daya laut maupun pelanggaran hukum yang terjadi di laut," katanya.

Kolonel Joko Supriyanto menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas pengabdian dan loyalitas Mayor Laut (P) Makhfud Abdullah selama memimpin Satkamla Lantamal Ambon dan berharap prestasi dan pengalaman yang diperoleh dapat diterapkan pada tugas yang baru.

Sedangkan kepada Mayor Laut (P) Anugerah Annurullah, Wadan lantamal berharap dapat melahirkan berbagai gagasan dan pemikiran segar dalam rangka meningkatkan pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi di lingkungan Lantamal IX Ambon. (MP-4)
Continue reading...

Pemkab SBT Harap Kantor Kejaksaan Dibuka Di Bula

Ambon, Malukupost.com - Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) mengharapkan adanya pembukaan kantor kejaksaan negeri di Bula, ibu kota kabupaten, agar masyarakat pencari keadilan di daerah itu tidak perlu lagi ke Masohi, ibu kota Maluku Tengah, atau Kota Ambon. "Kalau untuk masalah lahannya memang sudah disediakan dan kami juga pernah mengusulkan ke Kejaksaan Agung sehingga ada tim yang pernah turun melihat lokasi di Bula," kata Bupati SBT Mukti Keliobas di Ambon, Kamis (10/11). Meski pun SBT sudah lebih dari 10 tahun mekar dari Maluku Tengah selaku kabupaten induk, sampai saat ini belum ada kantor kejaksaan negeri di sana, dan hanya ada kantor Kejaksaan Negeri Maluku Tengah di Geser yang masuk wilayah SBT.
Ambon, Malukupost.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seram Bagian Timur (SBT) mengharapkan adanya pembukaan kantor kejaksaan negeri di Bula, ibu kota kabupaten, agar masyarakat pencari keadilan di daerah itu tidak perlu lagi ke Masohi, ibu kota Maluku Tengah, atau Kota Ambon.

"Kalau untuk masalah lahannya memang sudah disediakan dan kami juga pernah mengusulkan ke Kejaksaan Agung sehingga ada tim yang pernah turun melihat lokasi di Bula," kata Bupati SBT Mukti Keliobas di Ambon, Kamis (10/11).

Meski pun SBT sudah lebih dari 10 tahun mekar dari Maluku Tengah selaku kabupaten induk, sampai saat ini belum ada kantor kejaksaan negeri di sana, dan hanya ada kantor Kejaksaan Negeri Maluku Tengah di Geser yang masuk wilayah SBT.

Bupati mengatakan, ada regulasi yang membatasi pemerintah daerah tidak dapat memakai sumber dana dari APBD membangun infrastruktur kepada instansi vertikal, tetapi minimal untuk masalah lahannya diupayakan pemda agar nantinya dapat dibangun sebuah kantor kejaksaan negeri di Kabupaten SBT selama tidak bertentangan dengan regulasi dimaksud.

Dari sisi geografis kewilayahan, Pulau Geser juga sangat jauh dari Bula selaku ibu kota kabupaten, sementara proses persidangan untuk masalah tindak pidana umum maupun persoalan perdata dan tindak pidana khusus harus diselesaikan di Masohi atau Kota Ambon.

Bupati juga menyambut positif program jaksa penghubung masyarakat yang dicanangkan Kejaksaan Tinggi Maluku, dimana Ledrik Takaendengan ditunjuk sebagai jaksa penghubung di Kabupaten SBT, sedangkan Akim Mahulauw untuk Kabupaten Maluku Barat Daya yang juga belum memiliki kantor kejaksaan negeri.

Jaksa penghubung masyarakat itu semacam institusi setingkat kejaksaan negeri yang nantinya bertanggungjawab langsung kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku.

Lewat program seperti ini nantinya ada sosialisasi kepada masyarakat agar bisa mencegah atau mengurangi berbagai kasus tindak pidana umum maupun tindak pidana khusus seperti korupsi.

"Kami memberikan apresiasi kepada Kajati Maluku yang telah melakukan program terobosan baru dalam mempermudah pelayanan terhadap masyarakat sehingga diharapkan Pengadilan Tinggi bersama Pengadilan Negeri juga bisa membuat langkah serupa," kata bupati.

Mukti Keliobas juga menyikapi persoalan dana desa yang menyebabkan sejumlah kadesnya menjadi terdakwa di pengadilan tipikor pada Kantor Pengadilan Negeri Ambon.

"Timbulnya beberapa kasus dugaan korupsi dana desa di SBT itu diakibatkan masalah sumberdaya manusia yang terbatas dan minimnya tenaga pendamping yang memiliki keahlian untuk membantu penyusunan APB Desa, penyusunan program, hingga pelaksanaan di lapangan, dan untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal seharusnya satu desa ditangani satu tenaga pendamping," katanya. (MP-3)
Continue reading...

DPRD Ambon Konsultasi Ranperda Pencegahan Perumahan dan Pemukiman Kumuh

Ambon,Malukupost.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon melalui Panitia Khusus (Pansus) III DPRD dalam waktu dekat akan melakukan konsultasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) pencegahan dan peningkatan kualitas perumahan dan pemukiman kumuh ke Pemerintah pusat. Ketua Pansus III, Leonora. E. K. Far-Far, di Ambon, Jumat (11/11) mengungkapkan, ranperda tersebut dianggap penting lantaran merujuk adanya surat keputusan Walikota Ambon terkait penentuan lokasi 15 kawasan kumuh di Kota Ambon. "Perda ini sangatlah penting bagi kondisi Kota Ambon lantaran merujuk surat keputusan Walikota Ambon tahun 2014 tentang 15 kawasan kumuh di Kota Ambon dengan rincian 2 kumuh berat dan 13 kumuh sedang,"ujar Far Far. Menurut Far Far, ada kebijakan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah dan kota bahwa pada tahun 2019 nanti, semua provinsi di Indonesia harus bebas dari kawasan kumuh. “Pansus menilai, pentingnya ranperda tersebut maka pemerintah provinsi juga mengeluarkan perda pencegahan kawasan kumuh. Menindaklanjuti pentingnya perda tersebut, maka pihak Pansus telah memanggil Biro Hukum, Tata Kota, PU, Bappekot dan Tim Ekstitensi untuk membahas hal ini,” tandasnya.
Ambon,Malukupost.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon melalui Panitia Khusus (Pansus) III DPRD dalam waktu dekat akan melakukan konsultasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) pencegahan dan peningkatan kualitas perumahan dan pemukiman kumuh ke Pemerintah pusat.

Ketua Pansus III, Leonora. E. K. Far-Far, di Ambon, Jumat (11/11) mengungkapkan, ranperda tersebut dianggap penting lantaran merujuk adanya surat keputusan Walikota Ambon terkait penentuan lokasi 15 kawasan kumuh di Kota Ambon.

"Perda ini sangatlah penting bagi kondisi Kota Ambon lantaran merujuk surat keputusan Walikota Ambon tahun 2014 tentang 15 kawasan kumuh di Kota Ambon dengan rincian 2 kumuh berat dan 13 kumuh sedang,"ujar Far Far.

Menurut Far Far, ada kebijakan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah dan kota bahwa pada tahun 2019 nanti, semua provinsi di Indonesia harus bebas dari kawasan kumuh.

“Pansus menilai, pentingnya ranperda tersebut maka pemerintah provinsi juga mengeluarkan perda pencegahan kawasan kumuh. Menindaklanjuti pentingnya perda tersebut, maka pihak Pansus telah memanggil Biro Hukum, Tata Kota, PU, Bappekot dan Tim Ekstitensi untuk membahas hal ini,” tandasnya.

Far Far menambahkan, pihaknya juga meminta agar pemerintah daerah dapat membantu untuk mensosialisasikan kepada masyarakat terkait proses relokasi warga akibat dampak peluncuran perda tersebut.

Dijelaskan Far Far, pada tahun 2014 lalu, pemerintah kota telah melakukan peremajaan terhadap ratusan rumah di Kota Ambon, bahkan pada tahun 2017 mendatang, pemerintah telah memasukan sebanyak 500 rumah untuk dilakukan peremajaan.

"Jadi semuanya dilakukan untuk menuju Kota Ambon bebas wilayah kumuh pada tahun 2019," pungkasnya. (MP-8)
Continue reading...

Suara Misterius Terdengar dari Kutub Utara, Penduduk Lokal Cemas dan Minta Bantuan Militer

 


Berbulan-bulan lamanya penduduk di Nunavut, Kanada, dihantui oleh suara misterius yang berasal dari dasar lautan.

Suara aneh tersebut bahkan menakuti mamalia laut yang hidup di daerah tersebut.

Penduduk sekitar yang telah berbulan-bulan mendengarnya merasa putus asa dan meminta bantuan militer untuk menyelidiki suara misterius itu.

Suara yang terdengar mirip dengan suara “ping”, “hum”, atau “beep” ini dilaporkan berasal dari suatu tempat di dasar laut di Selat Hecla dan Fury, merupakan terusan sempit di Nunavut.

Nuvavut adalah wilayah berpenduduk paling sedikit di Kanada. Penghuninya cuma sekitar 31.000 orang.

Penduduk lokal Nuvavut biasanya masih senang berburu anjing laut dan paus. Selat Hecla dan Fury yang dikelilingi es adalah area berburu favorit. Di tempat inilah mamalia biasanya berkumpul untuk mencari makan.

Namun, hal ini berubah sejak musim panas yang lalu saat suara misterius mulai terdengar. Penduduk setempat melaporkan, banyak hewan pergi ke daerah lain.

“Daerah itu merupakan rute migrasi untuk paus dan juga anjing laut. Harusnya akan terdapat begitu banyak spesies itu di sana. Namun, musim panas ini mereka menghilang,” kata pejabat pemerintah setempat, George Qulaut, seperti dikutip dari Science Alert, Jumat (4/11/2016).

“Ini tentu saja menjadi hal yang mencurigakan,” katanya.


Penduduk sempat menduga, suara misterius tersebut berasal dari survei sonar yang dilakukan oleh perusahaan tambang, Baffinland Iron Mines Corporation. Namun, juru bicara perusahaan itu membantah.

Sementara itu, yang lainnya menyalahkan Greenpeace, mencurigai organisasi itu menempatkan perangkat sonar dengan tujuan agar mamalia laut pergi dan selamat dari perburuan. Namun, Greenpeace juga membantahnya.

Peneliti sendiri belum bisa menjelaskan bagaimana fenomena ini bisa terjadi.

Direktur Dewan Pertahanan Proyek Mamalia Laut Nasional, Michael Jasny, mengatakan, sangat penting memahami dunia bawah laut karena ada begitu banyak nyak
suara.

Bisa jadi suara tersebut berasal dari spesies ikan tertentu yang “bernyanyi” untuk memanggil pasangan atau menemukan makanan.

Departemen Pertahanan Nasional Kanada sendiri telah melakukan penyelidikan untuk menemukan jawaban dari mana asal suara misterius di selat tersebut.

“Departemen Pertahanan Nasional telah diberitahui tentang suara aneh yang berasal dari Selat Fury dan Hecla. Kami sudah mengambil langkah untuk menyelidiki situasi ini,” kata juru bicara dari Departemen Pertahanan Nasional Kanada tersebut.
Continue reading...

Pengunjung Bisa Rasakan Sensasi Menikmati Kopi Japan di Atas Batuan Besar Muara Air Terjun Kedung Gender

SEPUTARKUDUS.COM, DUKUHWARINGIN - Ratusan pohon bambu tumbuh di kawasan air terjun Kedung Gender, Desa Dukuhwaringin, Kecamatan Dawe, Kudus. Jarak lokasi sekitar satu kilometer dari pemberhentian bus dan pangkalan ojek Makam Sunan Muria. Di tengah rimbunan pohon bambu, air mengalir melaului sela-sela batu besar di sungai. Tampak beberapa orang duduk bersantai di atas batu-batu besar sambil menikmati segelas kopi dan camilan.
menikmati kopi di air terjun kedung gender kudus
Sejumlah pengunjung air terjun Kedung Gender, Desa Dukuhwaringin, Kecamatan Dawe, Kudus, menikmati kompi di bebatuan besar di muara air terjun. Foto: Imam Arwindra


Kebun bambu tersebut, menurut pengelola wisata air terjun Kedung Gender, Hasanudin (37), milik warga Desa Dukuhwaringin. Pohon bambu dibiarkan tumbuh untuk menambah suasana asri lokasi wisata. Dia menuturkan, pengunjung dapat bersantai dengan duduk di atas batu sambil menikmati Kopi Japan dan camilan. 

"Pengunjung dapat bersantai sambil ngopi di tengah kebun bambu," ungkapnya saat ditemui di air terjun Kedung Gender, belum lama ini.

Kepada Seputarkudus.com, dia menjelaskan, pohon bambu di lokasi tersebut berjenis bambu petung yang berukuran besar dan tinggi. Bambu sengaja dibiarkan tumbuh lebat untuk menambah keindahan wisata Kedung Gender. Bagi para pengunjung, pengelola memberikan akses masuk gratis. Pengelola hanya memberikan restribusi parkir Rp 3 ribu yang digunakan untuk pembangunan jalan. "Tapi untuk makan dan minum bayar sendiri loh ya. Harganya dibawah Rp 5 ribu semua," jelas sambil tersenyum.

Menurutnya, restribusi parkir digunakan untuk membangun akses jalan masuk menuju lokasi air terjun. Pembangunan jalan dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat Desa Dukuhwaringin dan pemuda yang tergabung dalam Organisasi Pemuda Talang Wesi (Opsi). 

Dia memberitahukan, saat ini pihaknya sedang membangun akses jalan yang lebih dekat untuk menuju air terjun. Dengan jalan baru ini pengunjung akan bisa memperpendek jarak sekitar 200 meter dibanding akses jalan yang kini tersedia. "Untuk jalan yang sudah ada memutar. Ini sedang kami buatkan jalan supaya lebih dekat," terangnya.
wisata air terjun kedung gender


Wakil Ketua Opsi itu juga menuturkan, selain menikmati kebun bambu dan air terjun Kedung Gender, pengunjung juga bisa membawa oleh-oleh berupa kaus. Kaus tersebut dijualnya dengan harga Rp 30 ribu hingga Rp 45 ribu. " Untuk baju ukuran anak-anak cukup Rp 30 ribu, terangnya.

Menurutnya, objek wisata yang baru dibuka secara umum mulai 26 Agustus 2016 itu akan terus dikembangkan menjadi tempat wisata yang nyaman. Dia mengungkapkan, saat ini setiap hari terdapat pemuda Opsi di lokasi wisata yang siap membantu pengunjung jika memerlukan bantuan. " Ini upaya supaya pengunjung benar-benar nyaman," tambahnya.


Continue reading...

Kisah lucu mayat di tengah sawah ternyata...

Kisah lucu mayat di tengah sawah ternyata...

    Ada-ada saja kelakuan pria satu ini. Ulah konyol dilakukannya tak tanggung-tanggung. Dia berhasil membuat geger warga Desa Mangunranan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, karena tertidur nyenyak di dalam sawah tanpa ada mengenakan pakaian sampai disangka sebagai mayat.

Momen nyeleneh ini berlangsung pada Rabu (9/11) lalu. Pria tak di ketahui identitasnya itu betul-betul bak mayat karena tak bergerak sedikitpun walau warga telah mengerumuninya.



Warga awalannya menduga di desanya mungkin saja berlangsung pembunuhan atau kejahatan yang lain, lantaran ditemukan sesosok mayat. Sontak Kepala Desa setempat, Taufiq, bergerak mencari pertolongan guna mengevakuasi pria disangka mayat itu. Mujur waktu itu anggota kepolisian sektor Mirit tengah berpatroli hingga segera lakukan evakuasi.

" Anggota saya tengah patroli, ketika sampai di dekat tempat dihentikan warga. 'Pak itu ada orang meninggal', kata warga yang memberhentikan anak buah saya, " kata Kapolsek Mirit, Ajun Komisaris Sapto Wahono, Kamis kemarin.

Memperoleh laporan itu, kata Sapto, dua anak buahnya, yaitu Bripka Anwari serta Bripka Mustofa bergegas mendatangi tempat kejadian. Sesampainya di tempat sekitaran jam 10. 30 WIB, ke-2 anggota polisi Polsek Mirit itu lihat telah banyak warga berkerumun.

Satu diantara anak buahnya segera terjun ke sawah penuh lumpur. Kesigapannya bahkan juga bikin warga kagum atas tindakan heroik kepolisan. Anggota polisi itu segera mengangkat badan pria tanpa jati diri itu dari tengah sawah.

Sialnya, tindakan heroik kepolisian itu mendadak pupus serta malah seperti film komedi. Bagaimana tak, nyatanya sesosok pria diduga mayat itu jadi terbangun saat badannya diangkat. Sontak para warga tertawa terbahak-bahak lihat peristiwa ini.

" Lalu satu diantara anggota saya turun ke sawah yang telah terendam air untuk mengangkat badan itu. Tetapi, waktu diangkat orang itu jadi bangun, " katanya tertawa.



Terakhir pria tanpa ada jati diri disangka mayat itu di ketahui alami masalah jiwa. Sapto mengira pria itu tertidur di dalam sawah karena kepanasan, terlebih cuaca saat itu memanglah tengah terik.

" Nyatanya memanglah orang gila. Orang itu umum menggelandang di lokasi itu, mungkin saja pikirannya panas-panas bila tidur di sawah berair dapat dingin, " tutur Sapto dengan tawa lebih besar.

Sesudah terbangun, dengan badan masih basah berlumpur serta raut muka datar sembari menggaruk-garuk, pria tidak waras itu meninggalkan kerumunan. Dia segera pergi begitu saja tanpa ada tahu apa sebenarnya terjadi.
sumber:merdeka.com
Continue reading...

Terinspirasi Mantan Bosnya Seoarng Nasrani, Basuki Pilih Libur pada Hari Jumat untuk Beribadah

SEPUTARKUDUS.COM, JANGGALAN - Di atas trotoar Jalan KH Noor Hadi, Kudus, tepatnya di Desa Janggalan, Kecamatan Kota, terlihat sebuah kios kecil terbentang spanduk tertulis "Permak Farah Aulia". Di dalam kios beratap seng tersebut, tampak seorang wanita berjilbab dan seorang pria sibuk menjahit pakaian. Di belakangnya, sebuah lemari merah terdapat tulisan "Jumat libur".
permak pakaian di kudus
Basuki (dua dari kiri) mengerjakan permak pakaian milik pelanggannya. Foto: Rabu Sipan


Pria yang tengah menjahit pakaian tersebut bernama Noor Basuki. Kepada Seputarkudus.com, Basuki menjelaskan, tulisan yang tertera di lemari itu sebagai pemberitahuan kepada pelanggannya, bahwa pada Jumat dia tidak melayani pelanggan karena libur. Dipilihnya Jumat sebagai jeda waktu kerja itu terinspirasi dari mantan bosnya yang seorang non-Muslim beragama Nasrani.

Dia menceritakan, sebelum memulai usaha penyedia jasa permak pakaian, dirinya pernah bekerja kepada tetangganya yang memiliki usaha pembuatan tas. Dan kebetulan bosnya tersebut seorang Nasrani. Suatu hari ada seorang pemesan tas yang minta tas pesanan tersebut di antarkan hari Minggu. Namun permintaan tersebut ditolak bosnya.

“Pada waktu itu bos menolak mengirim pesanan tas hari Minggu. Padahal pemesan berani mengganti ongkos kirim dua kali lipat. Namun bosku tetap menolaknya. Dia beralasan kepada pemesan, enam hari sudah bekerja untuk menyenangkan pelanggan, dan hari Minggu dibuat untuk beribadah,” ucap Basuki.

Pria yang tercatat sebagai warga Desa Pasuruan Kidul tersebut mengatakan, setelah mendengar percakapan bosnya melalui telepon tersebut, dia berujar dalam hatinya. Bila kelak dirinya bisa memiliki usaha, sehari dalam sepekan dia akan libur pada Jumat untuk digunakan beribadah.

Pria yang sudah dikaruniai dua anak tersebut mengaku sudah sekitar lima tahun membuka usaha permak pakaian di tepi jalan. Namun dua tahun sebelumnya dia juga sudah menerima jasa jahitan yang dia kerjakan pada malam hari.

“Sebelum membuka usaha di pinggir jalan terlebih dulu aku menerima jahitan yang aku jadikan sampingan dan aku kerjakan pada malam hari. Karena pada waktu itu aku masih bekerja ikut orang lain,” ungkapnya 

Setelah usaha sampingannya berjalan dua tahun dan hasilnya cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, Basuki lalu memutuskan keluar dari tempatnya bekerha dan membuka usaha mandiri. Karena rumahnya tidak berada di tepi jalan, dia lalu membuka usaha permak pakaian untuk di tepi Jalan KH Noor Hadi. Bila pesanan sedang ramai, dia juga mengerjakan order dari pelanggan di rumahnya pada malam hari.

Pria yang menamai usaha dengan nama kedua anaknya tersebut mengatakan, selain permak pakaian dia juga menerima pembuatan pakaian baru dan harga disesuaikan bahan serta bentuknya. Begitu juga ongkos permak, bila tidak ada yang perlu diganti ongkos permak minimal Rp 5 ribu untuk satu pakaian. Tapi bila ada yang perlu diganti harga disesuaikan barang yang diganti.

Basuki mengaku usahanya tersebut buka pada Sabtu hingga Kamis. Sedangkan setiap Jumat tutup. Dan untuk mengerjakan semua pesanan, dia dibantu sama satu orang penjahit perempuan.

“Usaha permak pakaianku ini melayani pria dan wanita, jadi aku sengaja menambah tenaga seorang penjahit wanita untuk mengukur badan para pelanggan wanita,” ungkap Basuki.


Continue reading...